Peluncuran Grokipedia: Platform Informasi Baru dari Elon Musk
Elon Musk baru saja memperkenalkan Grokipedia, sebuah platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan sebagai alternatif informasi untuk Wikipedia pada Senin (27/10). Dengan sekitar 900 ribu artikel, Grokipedia menawarkan perspektif berbeda meskipun jumlah kontennya masih jauh lebih sedikit dibandingkan Wikipedia yang sudah memiliki lebih dari 7 juta artikel.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Peluncuran Grokipedia memunculkan kontroversi terkait objektivitas dan akurasi informasi yang disajikan. Musk mengklaim bahwa tujuan proyek ini adalah kebenaran murni, tetapi banyak pengguna skeptis tentang kualitas konten yang dihasilkan.
Grokipedia, yang ditulis dengan model kecerdasan buatan Grok, mengadopsi struktur dan gaya minimalis yang mirip dengan Wikipedia. Dengan kepemilikan 900 ribu artikel, platform ini berupaya memberikan sudut pandang yang berbeda atas informasi yang tersedia.
Salah satu fitur unik dari Grokipedia adalah kemampuan pengguna untuk memberikan umpan balik terhadap artikel yang dianggap keliru. Ini menimbulkan pertanyaan tentang peran manusia dalam proses penyuntingan yang diotomatisasi oleh AI.
Musk menekankan bahwa 'Tujuan Grok dan Grokipedia.com adalah kebenaran, seluruh kebenaran, dan tidak ada yang lain selain kebenaran.' Hal ini menegaskan ambisi Musk untuk menciptakan platform informasi yang dapat dipercaya.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Salah satu perbedaan mencolok antara Grokipedia dan Wikipedia terletak pada cara masing-masing platform menggambarkan Elon Musk. Wikipedia mencatatnya sebagai sosok yang 'memecah belah,' sementara Grokipedia cenderung menyajikan narasi yang lebih positif.
Wikipedia mengkritik Musk terkait berbagai pernyataan yang dianggap tidak memiliki dasar ilmiah, termasuk posisinya selama pandemi COVID-19. Sebaliknya, Grokipedia menonjolkan pencapaian Musk dengan merujuk pada peringkat Forbes tentang kekayaannya.
Selain itu, Musk berencana untuk mengirim salinan Grokipedia ke orbit, Bulan, dan Mars sebagai langkah menjaga informasi untuk generasi mendatang.
Grokipedia tidak luput dari kritik, terutama dari kelompok yang beranggapan bahwa Wikipedia terlalu dipengaruhi oleh pandangan liberal. Musk bahkan menyebut Wikipedia sebagai platform yang dikendalikan oleh 'aktivis sayap kiri ekstrem.'
Salah satu sorotan utama adalah narasi berbeda tentang George Floyd, di mana Grokipedia lebih menekankan latar belakang kriminalnya, sedangkan Wikipedia mencatatnya sebagai korban kekerasan polisi. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pengguna yang mengharapkan informasi yang lebih objektif.
Terkait kritik tersebut, perwakilan xAI menanggapi bahwa respons otomatis mereka adalah 'Legacy Media Lies,' menunjukkan ketidakpuasan Musk terhadap opini kritis yang datang dari berbagai pihak.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: