Kejang Pada Anak: Apa yang Harus Diketahui Orangtua
Kejang yang berlangsung lebih dari tiga menit pada anak adalah kondisi gawat darurat yang memerlukan perhatian segera dari orangtua.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dr. Rizky Amrullah Nasution, Sp.A, menegaskan bahwa kondisi ini berpotensi menyebabkan kerusakan sel otak yang tidak dapat dipulihkan.
Dr. Rizky Amrullah Nasution menjelaskan bahwa kejang yang berlangsung sebentar umumnya dianggap tidak berbahaya. Namun, jika durasi melebihi tiga menit, kondisi tersebut menjadi kritis dan harus segera diatasi.
"Kejang yang berbahaya itu lebih dari tiga menit, sedangkan di bawah tiga menit relatif tidak berbahaya tapi patut diwaspadai juga," jelas Dr. Rizky dalam acara Health Talk Pediatric Emergency di Brawijaya Hospital.
Kejang yang berkepanjangan dapat mematikan sel otak dan efeknya bisa sangat serius. Oleh karena itu, orangtua disarankan untuk segera mencari bantuan medis jika kejang anak berlangsung mendekati tiga menit.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Kerusakan sel otak akibat kejang yang terlalu lama berpotensi mempengaruhi tumbuh kembang anak secara signifikan. Hal ini bisa berdampak pada kemampuan motorik, kecerdasan, dan perilaku di masa depan.
Dr. Rizky mengingatkan, "Sel otak yang mati itu tidak bisa beregenerasi kembali, alhasil kondisi ini bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak ke depannya."
Walaupun kerusakan mungkin tidak langsung terlihat, pada jangka waktu yang panjang, anak dapat menunjukkan tanda-tanda keterlambatan dalam belajar dan berbicara.
Saat anak mengalami kejang, sangat penting bagi orangtua untuk tetap tenang. Memindahkan anak ke permukaan yang aman dari benda-benda keras merupakan langkah awal yang perlu diambil.
"Ketika anak kejang sangat dianjurkan untuk divideokan seperti apa kejangnya sekaligus melihat durasi kejangnya," ungkap Dr. Rizky.
Selain itu, menghindari memasukkan benda ke dalam mulut anak sangat penting untuk mencegah infeksi tambahan. Jika kejang tidak berhenti dalam waktu tiga menit, orangtua diharapkan segera menghubungi layanan darurat.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: