BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 14:30 WIB

Mendefinisikan Ulang Kesuksesan: Lebih dari Sekadar Materi

Author

Mendefinisikan Ulang Kesuksesan: Lebih dari Sekadar MateriMendefinisikan Ulang Kesuksesan: Lebih dari Sekadar Materi

Kesuksesan sering kali dipahami hanya dalam konteks pencapaian materi dan status sosial, tetapi apakah itu benar-benar makna sesungguhnya dari kesuksesan?

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Penting untuk mengevaluasi kembali definisi ini dan memahami bahwa kesuksesan lebih dari sekadar kekayaan dan jabatan tinggi.

Kriteria Kesuksesan dalam Perspektif Masyarakat

Di tengah masyarakat modern, kesuksesan diidentikkan dengan pencapaian finansial yang signifikan. Survei oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa kesuksesan finansial diukur dari pendapatan individu dan kepemilikan aset.

Namun, pendekatan ini menimbulkan keraguan karena seringkali mengabaikan aspek-aspek penting lainnya dalam kehidupan. Seorang psikolog menyatakan, 'Kesuksesan sejati tidak hanya dilihat dari harta, tetapi juga dari bagaimana seseorang mencapai tujuan hidupnya.'

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Kesuksesan Pribadi: Lebih dari Sekadar Materi

Kesuksesan pribadi dipandang dari pencapaian yang lebih subjektif. Banyak orang menilai kesuksesan dari kesehatan mental, kebahagiaan, dan hubungan sosial yang baik.

Penelitian oleh lembaga sosial menunjukkan bahwa individu yang merasa puas dengan hidup mereka memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang-orang terdekat. Narasumber dalam penelitian itu berujar, 'Kebahagiaan adalah indikator kesuksesan yang lebih baik dibandingkan kekayaan.'

Mengapa Arti Kesuksesan Perlu Diredefinisi

Seiring berjalannya waktu dan perubahan sosial yang terjadi, kita perlu meredefinisi arti kesuksesan. Pandangan kaku mengenai kesuksesan hanya dalam hal materi bisa memicu stres dan tekanan sosial.

Memprioritaskan nilai-nilai seperti integritas, empati, dan kontribusi kepada masyarakat menjadi semakin relevan. Seorang filsuf terkemuka mengungkapkan, 'Ketika kita dapat memberi manfaat bagi orang lain, di situlah letak kesuksesan yang sebenarnya.'

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mendefinisikan Ulang Kesuksesan: Lebih dari Sekadar Materi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!