BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 16:06 WIB

Pekerja Migran Indonesia Di Kamboja: Risiko dan Tindakan Pemerintah

Pekerja Migran Indonesia Di Kamboja: Risiko dan Tindakan PemerintahPekerja Migran Indonesia Di Kamboja: Risiko dan Tindakan Pemerintah

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa Kamboja bukanlah lokasi yang aman bagi pekerja migran Indonesia. Hal ini disampaikan setelah adanya laporan banyak WNI yang berusaha kabur dari situasi berbahaya di negara tersebut.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Risiko bagi Pekerja Migran di Kamboja

Menteri Muhaimin Iskandar menyampaikan, "Kita terus mengampanyekan dan menyosialisasikan bahwa Kamboja bukan tempat aman untuk pekerja migran kita." Pernyataan ini muncul seiring dengan meningkatnya laporan tentang pekerja yang menjadi korban penipuan dan kekerasan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga telah mengeluarkan berbagai rilis untuk memperingatkan tentang risiko tersebut. Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 100 ribu WNI saat ini bekerja di Kamboja, termasuk dalam sektor yang mendukung konsumsi harian mereka.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Tindakan Pemerintah dan KBRI

Menko PM Muhaimin meminta pekerja migran yang berada di Kamboja untuk segera berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat. "KBRI siap membuka diri untuk menerima laporan dari WNI," kata Muhaimin.

Pemerintah juga menekankan pentingnya bagi WNI untuk melapor jika merasa terancam, guna mencegah risiko menjadi korban perdagangan orang yang semakin meningkat. Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap keselamatan warganya di luar negeri.

Kejadian Penangkapan WNI di Kamboja

Baru-baru ini, 86 WNI ditangkap oleh polisi Kamboja saat mencoba melarikan diri dari perusahaan penipuan daring. Insiden yang terjadi pada 17 Oktober melibatkan sejumlah kekerasan antara WNI.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa dari 86 WNI yang ditangkap, empat orang masih ditahan oleh otoritas Kamboja. Pada 18 Oktober, tambahan 13 WNI berhasil diamankan, sehingga total jumlah menjadi 110 orang.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pekerja Migran Indonesia Di Kamboja: Risiko dan Tindakan Pemerintah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!