BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 15:58 WIB

Kemajuan Ilmiah dalam Pertumbuhan Gigi Biologis di Laboratorium

Kemajuan Ilmiah dalam Pertumbuhan Gigi Biologis di LaboratoriumKemajuan Ilmiah dalam Pertumbuhan Gigi Biologis di Laboratorium

Tim peneliti di berbagai negara sedang menggali cara menumbuhkan gigi biologis asli di rahang manusia, menawarkan alternatif untuk mengurangi rasa takut terhadap prosedur gigi yang invasif.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Di King's College London, Ana Angelova Volponi memimpin inovasi yang bisa merubah cara kita mendesain dan mengganti gigi.

Kemajuan Penelitian di King's College London

Selama hampir dua dekade, Ana Angelova Volponi bersama timnya telah melakukan eksperimen untuk menumbuhkan gigi dari sel manusia. Mereka pertama kali sukses menumbuhkan gigi pada tahun 2013 menggunakan kombinasi sel gingiva manusia dewasa dan sel progenitor dari embrio tikus.

Tahun ini, penelitian berlanjut dengan pengembangan bahan yang lebih canggih untuk mendukung pertumbuhan gigi di laboratorium, berusaha meniru lingkungan alami di mulut.

Proses ini melibatkan penggabungan sel-sel embrio tikus yang disuntikkan ke dalam hidrogel untuk membentuk struktur menyerupai gigi. Jika berhasil, sel-sel ini bisa diganti dengan sel manusia dewasa, memungkinkan penciptaan gigi biologis yang sepenuhnya fungsional.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Tantangan dan Prospek Masa Depan

Walaupun ada banyak kemajuan, tantangan signifikan tetap menghalangi teknologi ini untuk diterapkan pada manusia. Saat ini, peneliti belum menemukan cara untuk menukar sel embrio tikus dengan sel manusia dewasa.

Volponi menyampaikan dua kemungkinan penerapan: menumbuhkan gigi hingga tahap tertentu sebelum ditanamkan atau menumbuhkan gigi sepenuhnya di laboratorium.

Keunggulan utama dari gigi biologis ini adalah kemampuannya untuk diterima dengan baik oleh tubuh, tanpa risiko penolakan seperti yang sering terjadi pada implan.

Inovasi dari Peneliti di Seluruh Dunia

Tak hanya King's College London, para peneliti di seluruh dunia juga mengerjakan proyek serupa dengan berbagai pendekatan. Katsu Takahashi dari Medical Research Institute Kitano Hospital di Osaka, misalnya, sedang mengembangkan terapi antibodi untuk merangsang pertumbuhan gigi pada penderita anodontia.

Pamela Yelick dari Tufts University di AS berhasil menumbuhkan gigi mirip manusia dari kombinasi sel manusia dan babi, bertujuan untuk memungkinkan sel-sel rahang manusia menumbuhkan gigi baru tanpa interaksi dengan sel hewan.

Hannele Ruohola-Baker dari University of Washington juga aktif menumbuhkan sel punca pulpa gigi dari sel yang diambil dari gigi bungsu manusia, yang diharapkan bisa memberikan hasil nyata dalam waktu dekat.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemajuan Ilmiah dalam Pertumbuhan Gigi Biologis di Laboratorium

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!