Tanggapan Kekeyi Setelah Kasus Perundungan Mahasiswa Unud
Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka, lebih dikenal sebagai Kekeyi, berbicara mengenai dampak perundungan yang dialaminya terkait dengan kematian mahasiswa Universitas Udayana berinisial TAS yang diduga bunuh diri.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Kekeyi menyatakan bahwa keterkaitannya dengan perundungan tersebut sangat mempengaruhi kondisi mentalnya, membuatnya merasa terpukul dan hancur.
Dalam tayangan program Brownies yang disiarkan di Trans TV, Kekeyi tampak menahan tangis saat membeberkan perasaannya tentang kasus ini.
Ia mengatakan, 'Awalnya aku kayak yaudah, tapi lama-lama kepikiran banget. Jujur, dua tahun ini aku udah nggak pernah baca media sosial karena takut.' Pernyataan ini menyoroti betapa dalamnya dampak psikologis yang dialaminya.
Kekeyi menunjukkan bahwa pengalaman buruk tersebut bukan hanya mengganggu mentalnya, tetapi juga menjauhkan dirinya dari interaksi di media sosial.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Universitas Udayana mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi berupa pengurangan nilai soft skill kepada mahasiswa yang terlibat dalam kasus perundungan ini.
Meskipun sanksi sudah dikeluarkan, isu perundungan ini terus menjadi sorotan di media sosial, di mana banyak netizen menyoroti pentingnya menghentikan perilaku bullying di kampus.
Kasus ini tidak hanya menjadi berkah untuk pembelajaran, tetapi juga mengingatkan banyak orang akan konsekuensi dari tindakan bullying yang dapat berujung pada masalah hukum.
Kekeyi mengingatkan masyarakat tentang dampak serius dari perundungan. Ia mengungkapkan, 'Buat kalian semua, pesanku, jangan pernah ada kasus bullying. Karena kalau kita dibully itu sakit banget.'
Pernyataannya mengajak orang-orang untuk introspeksi sebelum melakukan perbuatan yang dapat menyakiti orang lain.
Ia juga menggarisbawahi bahwa bullying bukan hanya bermasalah di ranah sosial, tetapi juga berimplikasi hukum yang serius bagi pelakunya.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: