Joe Biden Selesaikan Terapi Radiasi untuk Kanker Prostat
Mantan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, baru saja menyelesaikan serangkaian terapi radiasi untuk mengobati kanker prostat yang diidapnya. Informasi ini dikonfirmasi oleh juru bicaranya meski rincian tentang langkah pengobatan berikutnya masih belum terungkap.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Putri Biden, Ashley, berbagi momen emosional di media sosial saat ayahnya membunyikan bel di Penn Medicine, tanda bahwa ia telah menyelesaikan tahap penting dalam perawatannya. Ashleyn mengungkapkan rasa syukur kepada tim medis yang merawat ayahnya.
Putri Joe Biden, Ashley Biden, tak kuasa menahan rasa bahagia ketika membagikan kabar baik tentang kesembuhan ayahnya melalui Instagram. Dalam postingannya, terlihat Biden membunyikan bel di Penn Medicine Radiation Oncology, sebuah tradisi yang biasa dilakukan oleh pasien kanker setelah menyelesaikan tahap pengobatan.
Ashley menambahkan, "Rung the Bell! Terima kasih kepada para dokter, perawat, dan staf luar biasa di Penn Medicine. Kami sangat bersyukur!" pernyataannya mencerminkan rasa terima kasih keluarga atas dukungan yang diterima sepanjang proses pengobatan.
Momen membunyikan bel ini menjadi tanda bahwa Biden telah melewati tahap penting, meskipun ada perjalanan panjang yang harus dilalui. Keluarga Biden terus mengharapkan hasil positif di setiap langkah ke depan.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Sebulan yang lalu, juru bicara Biden mengungkapkan bahwa mantan presiden tersebut telah memulai terapi radiasi sebagai lanjutan dari pengobatan kanker prostat. Sebelumnya, Biden sempat menjalani terapi dengan rejimen pil yang dianjurkan oleh dokter.
Pada bulan Mei, Biden menerima diagnosis kanker prostat agresif, yang sayangnya telah menyebar ke tulang. Meski menghadapi tantangan ini, Biden menunjukkan sikap optimis, menyatakan, "Ekspektasinya adalah kita akan mampu mengalahkan ini. Itu tidak ada di organ mana pun, itu di tulang saya kuat, itu belum menembus. Jadi, saya merasa baik."
Pernyataan tersebut menunjukkan kekuatan mental Biden dalam menghadapi penyakit. Tim medis mengingatkan bahwa diagnosis kanker prostat yang sudah menyebar tergolong kasus yang jarang namun masih bisa diatasi dengan pengobatan yang tepat.
Selain terapi radiasi, Biden juga sebelumnya telah menjalani operasi Mohs untuk mengatasi keganasan kanker kulit yang dideritanya. Terlihat di publik, Biden sempat menggunakan perban di dahinya sebagai efek dari prosedur tersebut.
Reliabilitas pemantauan kesehatan terutama setelah diagnosis sangat penting, mengingat kasus kanker prostat yang telah menyebar bisa berakibat lebih rumit. Para ahli kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini dalam mengatasi kanker agar peluang kesembuhan tetap terbuka.
Kondisi Biden kini menjadi sorotan, tidak hanya oleh publik, tapi juga oleh komunitas medis, yang terus mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan pria saat usia bertambah.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: