BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 17:04 WIB

Kericuhan WNI di Kamboja: 110 Terlibat dalam Peristiwa Penipuan Online

Kericuhan WNI di Kamboja: 110 Terlibat dalam Peristiwa Penipuan OnlineKericuhan WNI di Kamboja: 110 Terlibat dalam Peristiwa Penipuan Online

Sebanyak 110 warga negara Indonesia (WNI) terlibat dalam kericuhan saat mencoba melarikan diri dari perusahaan penipuan online di Kota Chrey Thum, Provinsi Kandal, Kamboja.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Kedutaan Besar RI (KBRI) di Phnom Penh mengonfirmasi bahwa 67 dari mereka dijadwalkan dipulangkan ke Indonesia setelah diamankan oleh pihak berwenang.

Proses Penanganan Kasus WNI

KBRI Phnom Penh mengungkapkan bahwa sejak 17 Oktober 2025, mereka telah melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian Kamboja berkaitan dengan insiden yang melibatkan WNI. Pada awalnya, jumlah WNI yang diamankan dilaporkan sebanyak 97 orang, namun kemudian meningkat menjadi 110 orang.

Saat ini, seluruh WNI yang terlibat berada di Detensi Imigrasi Preak Pnov di Phnom Penh. Proses koordinasi masih berjalan untuk memastikan semua langkah yang diperlukan diambil.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Kondisi dan Perlindungan WNI

Dalam pernyataan resmi, KBRI menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh WNI yang terlibat serta memastikan kesejahteraan mereka selama proses pendataan berlangsung. Hal ini menjadi prioritas utama KBRI agar setiap individu dapat merasa aman.

Dari 110 WNI yang diamankan, 67 orang diantisipasi untuk dipulangkan ke Indonesia antara tanggal 22 dan 24 Oktober 2025. KBRI terus berupaya agar proses pemulangan dapat berjalan lancar.

Kericuhan dan Tindakan Kepolisian

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, mengonfirmasi bahwa kericuhan terjadi pada 17 Oktober. Beberapa individu terlibat dalam kekerasan, yang mengakibatkan penahanan mereka oleh pihak kepolisian setempat.

Kementerian Luar Negeri juga telah meminta akses kekonsuleran untuk memastikan keselamatan serta kondisi WNI yang kini berada dalam pengawasan polisi Kamboja. Langkah ini diharapkan bisa membantu mempercepat proses penanganan kasus.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kericuhan WNI di Kamboja: 110 Terlibat dalam Peristiwa Penipuan Online

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!