BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 16:43 WIB

Polisi Selidiki Kasus Penipuan Produk Roti Bebas Gluten

Polisi Selidiki Kasus Penipuan Produk Roti Bebas GlutenPolisi Selidiki Kasus Penipuan Produk Roti Bebas Gluten

Polda Metro Jaya kini sedang menyelidiki laporan dugaan penipuan yang melibatkan sebuah toko roti yang mengklaim produknya bebas gluten. Ini mencuat setelah seorang balita mengalami masalah kesehatan usai mengonsumsi roti tersebut.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Ibu dari balita itu merasa curiga dengan klaim toko dan melaporkannya ke polisi, menyusul penurunan kesehatan anaknya yang berusia 17 bulan.

Detail Laporan dan Tindakan Hukum

Laporan yang diajukan oleh ibu korban berinisial FE terdaftar dengan nomor LP/B/7458/X/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA pada tanggal 17 Oktober 2025. Dalam laporannya, FE menjelaskan bahwa ia membeli roti dari akun Instagram milik Bake & Grind untuk anaknya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa dalam promosi yang dilakukan, pemilik toko, FN, mengklaim produknya gluten free, dairy free, dan vegan. "Terlapor menjanjikan roti gluten free, dairy free, vegan dan plant based. Namun faktanya produk yang dijual tidak sesuai dengan yang dijanjikan," jelasnya.

Setelah mengonsumsi produk tersebut, FE melaporkan bahwa kondisi kesehatan anaknya menurun, hingga didiagnosis mengalami eczema akut. Ia juga menyertakan barang bukti seperti hasil uji laboratorium dan rekam medis dalam laporannya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Klarifikasi dan Viral di Media Sosial

Kasus ini menjadi viral setelah Chef Yohanes Adhijaya, yang akrab disapa Koko Ragi, memperingatkan publik tentang pentingnya memeriksa label kesehatan produk, terutama untuk anak-anak. Ia mengungkapkan bahwa banyak orangtua yang melaporkan mengenai praktik curang dari bisnis bakery tersebut.

Dari informasi yang diterima Koko Ragi, ada banyak orangtua yang merasa dirugikan oleh produk yang tidak sesuai klaimnya. Toko roti tersebut diduga melakukan repackaging produk dari tempat lain dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Salah satu pelapor, Felicia Elizabeth, memberikan penjelasan bahwa produk yang dibeli dapat menyebabkan reaksi alergi pada anaknya. Ia secara tegas melakukan uji laboratorium yang membuktikan bahwa roti yang dijanjikan gluten free ternyata mengandung gluten.

Tanggapan Pemilik Toko dan Komitmen Ke depan

Setelah kasus ini viral, Felicia menyatakan bahwa ia sudah berkomunikasi dengan pemilik Bake & Grind, Felicia Novenna. Pemilik toko mengaku khilaf dan menyesali tindakan tersebut, berkomitmen untuk membuat permohonan maaf serta memperbaiki situasi.

"Ada poin-poin pertanggungjawaban dan komitmen yang harus dia penuhi, termasuk mengembalikan uang deposit kepada semua membernya," tambah Felicia dalam unggahannya.

Pemilik toko juga berencana memberikan penjelasan serta permohonan maaf melalui akun Instagramnya paling lambat 16 Oktober 2025. Diharapkan langkah ini dapat meredakan polemik di masyarakat.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Polisi Selidiki Kasus Penipuan Produk Roti Bebas Gluten

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!