Astronom Mengabadikan Momen Langka: Kelahiran Planet WISPIT 2b
Para astronom telah berhasil menangkap momen luar biasa dalam proses kelahiran sebuah planet muda yang dikenal sebagai WISPIT 2b. Dengan menggunakan teknologi mutakhir, mereka memotret 'bayi planet' yang sedang tumbuh di dalam cincin debu mengelilingi bintangnya.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
WISPIT 2b memiliki massa lima kali lipat Jupiter dan terletak sekitar 437 tahun cahaya dari Bumi. Penemuan ini memberikan bukti konkret tentang proses pembentukan planet gas raksasa, yang memperkaya pemahaman kita tentang teori yang sudah ada.
WISPIT 2b diperkirakan merupakan planet muda yang baru berusia sekitar lima juta tahun. Dalam citra terbaru, terlihat jelas bahwa planet ini berada dalam celah di piringan debu yang mengelilingi bintang induknya.
NASA menyatakan bahwa gambar ini adalah bukti langsung pertama tentang keberadaan planet yang sedang berkembang di dalam celah yang dibentuknya sendiri. Hal ini menunjukkan pemahaman baru mengenai mekanisme pembentukan planet di ruang angkasa.
Para ilmuwan menjelaskan bahwa celah dalam piringan debu terbentuk sebagai akibat dari pengaruh planet yang sedang tumbuh. Planet ini mendorong material di sekitarnya keluar, sehingga memungkinkan terjadinya pertumbuhan lebih lanjut.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
WISPIT 2b pertama kali terdeteksi oleh instrumen VLT-SPHERE dari European Southern Observatory di Cile. Penelitian ini menampilkan pola cincin serta celah besar sebagai indikator adanya aktivitas planet muda.
Dengan dukungan sistem optik adaptif MagAO-X dari Teleskop Magellan, para astronom berhasil mendeteksi cahaya redup dari H-alpha, gas hidrogen yang memanas saat jatuh ke planet. Ini memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai aktifitas planet tersebut.
Pengamatan tambahan menggunakan kamera inframerah di Large Binocular Telescope juga mengonfirmasi bahwa cahaya yang terdeteksi memang berasal dari planet yang sedang aktif tumbuh.
Dalam gambar yang dirilis, WISPIT 2b tampak sebagai titik ungu kecil di dekat cincin debu putih yang terang. Piringan tersebut menunjukkan kompleksitas struktur yang ada di mana planet-planet baru sedang terbentuk.
Posisi WISPIT 2b di dalam celah piringan menunjukkan bahwa ia aktif membentuk lingkungannya sendiri dengan menyapu serta mengumpulkan material di sekitarnya. Ini mengindikasikan adanya dinamika yang menarik dalam proses kelahiran planet.
Para peneliti juga melaporkan kemungkinan terbentuknya planet kedua yang sedang tumbuh di bagian dalam cincin ini. Penelitian mengenai hal tersebut dipublikasikan pada 26 Agustus di The Astrophysical Journal Letters.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: