Ahmad Sahroni Resmi Raih Gelar Doktor Setelah Kontroversi
Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai NasDem, kembali muncul ke publik setelah sempat menghilang pasca kericuhan akhir Agustus lalu.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Ia terlihat di acara Wisuda Universitas Borobudur pada 14 Oktober 2025, di mana ia meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Hukum.
Acara wisuda Universitas Borobudur yang berlangsung baru-baru ini menjadi momen penting bagi Ahmad Sahroni.
Dalam acara tersebut, ia menerima gelar S-3 di bidang Ilmu Hukum dengan tajuk disertasi yang berfokus pada pemberantasan korupsi.
Pembawa acara menyebutkan, "Dr. H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom. Judul disertasi: pemberantasan korupsi melalui prinsip ultimum remidium: suatu strategi pengembalian kerugian keuangan negara."
Sahroni dengan antusias menyapa pimpinan universitas dan secara resmi mengambil ijazahnya, menunjukkan bahwa ia siap melanjutkan kontribusinya di bidang hukum.
Kemunculan kembali Sahroni bukanlah yang pertama setelah kericuhan di akhir bulan Agustus.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Ia sebelumnya juga hadir dalam Musyawarah Nasional Ikatan Motor Indonesia, di mana ia memberikan sambutan melalui rekaman video.
Insiden kericuhan yang melibatkan Sahroni berawal ketika ia menjadi sasaran amukan massa.
Ia memicu kecaman publik setelah menyebut desakan untuk membubarkan DPR sebagai ungkapan dari 'mental orang tolol', yang membuatnya menjadi sorotan serta mendapat banyak kritik di media sosial.
Selain menghadapi kecaman, Sahroni menjadi korban dalam insiden penjarahan yang menimpa kediamannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Insiden tersebut meningkatkan ketegangan publik terhadapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: