BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 17:47 WIB

Dugaan Keracunan Massal di Cisarua: 449 Siswa Terdampak

Dugaan Keracunan Massal di Cisarua: 449 Siswa TerdampakDugaan Keracunan Massal di Cisarua: 449 Siswa Terdampak

Sebanyak 449 siswa di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (15/10/2025). Dari jumlah tersebut, 54 korban masih menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan setempat.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Koordinator Posko SMPN 1 Cisarua, Aep Kunaefi, mengungkapkan bahwa situasi di posko penanganan sudah mulai kondusif meskipun pihaknya tetap siaga. "Posko di sini sudah mulai reda kedatangan yang terdampak. Kita tetap siaga," ujarnya.

Update Kondisi Korban

Aep Kunaefi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, 449 siswa telah terkonfirmasi mengalami keracunan dengan 54 di antaranya masih memerlukan perawatan. Gejala yang tampaknya umum terlihat di antara para siswa adalah mual, muntah, dan pusing.

Tim medis yang disiagakan di sekolah dan puskesmas terdekat telah memberikan penanganan cepat. Pihak sekolah juga berkerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terkait makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan ini.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Suasana di SMPN 1 Cisarua

Pantauan di lokasi pada pukul 16.00 WIB menunjukkan suasana di SMPN 1 Cisarua yang mulai tenang. Kelas-kelas yang sebelumnya dijadikan ruang perawatan kini terlihat mulai kosong, menunjukkan berkurangnya jumlah pasien.

Jumlah ambulans yang berjaga di halaman sekolah juga sudah berkurang dibandingkan dengan pagi hari saat puncak kedatangan korban. Area parkir di sekolah kini tampak lebih lenggang dengan berkurangnya aktivitas penanganan keracunan.

Langkah Penanganan Selanjutnya

Pihak sekolah dan petugas kesehatan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi siswa yang terdampak. Sementara itu, penelusuran terhadap sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan terus dilakukan.

Kepedulian dari pihak sekolah dan respons cepat Dinas Kesehatan diharapkan dapat meminimalisir dampak keracunan serta memberikan pelayanan yang optimal bagi para korban.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dugaan Keracunan Massal di Cisarua: 449 Siswa Terdampak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!