Indonesia Menjadi Negara Paling Bahagia di Dunia Menurut Studi Terbaru
Sebuah studi terbaru dari Harvard T.H. Chan School of Public Health mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara paling bahagia di dunia, bahkan mengalahkan Jepang.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Penelitian yang dilakukan oleh Human Flourishing Program ini melibatkan lebih dari 200.000 responden dari 22 negara dan mengevaluasi beragam aspek kemakmuran.
Studi ini dilaksanakan oleh beberapa institusi terkemuka termasuk Baylor University dan Gallup. Peneliti melakukan survei menyeluruh yang mencakup berbagai faktor kemakmuran seperti stabilitas keuangan dan keterlibatan sosial.
Data yang dikumpulkan melibatkan partisipasi lebih dari 200.000 orang dari berbagai negara, menawarkan representasi yang luas dan bervariasi dari populasi global. Setiap negara memiliki jumlah partisipan yang disesuaikan dengan ukuran populasi dan keragaman masing-masing.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Analisis informasi menunjukkan bahwa Indonesia berhasil meraih skor kemakmuran tertinggi di antara negara-negara yang diteliti. Negara-negara lain yang mencatatkan skor tinggi di antaranya adalah Meksiko, Filipina, dan Israel.
Di sisi lain, Jepang berada di posisi terendah dalam hal skor kemakmuran ini. Turki juga mencatatkan skor di peringkat kedua terbawah, menunjukkan bahwa tidak semua negara dengan kemakmuran yang baik berhasil mencatatkan level kebahagiaan yang tinggi.
Penelitian ini menyoroti bahwa banyak negara dengan tingkat kemakmuran tinggi tidak selalu kaya secara ekonomi. Meskipun demikian, negara-negara ini cenderung kaya dalam hal hubungan sosial yang erat, termasuk pernikahan dan keterlibatan dalam komunitas.
Tyler VanderWeele menyatakan, "Sebagian besar negara yang melaporkan tingkat kemakmuran komposit keseluruhan yang tinggi mungkin tidak kaya secara ekonomi, tetapi mereka cenderung kaya dalam hal persahabatan, pernikahan, dan keterlibatan komunitas, terutama dalam komunitas keagamaan."
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: