30 Paus Beluga di Marineland Terancam Eutanasia Karena Kekurangan Dana
Sebanyak 30 paus beluga di taman margasatwa laut Marineland, Kanada, terancam disuntik mati akibat kekurangan dana untuk perawatan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Pihak taman mengungkapkan, tanpa dukungan pemerintah sebelum batas waktu yang ditentukan, keputusan eutanasia terpaksa diambil.
Dalam surat tertanggal 3 Oktober yang dipublikasikan oleh The Guardian, Marineland mengakui bahwa kondisi keuangannya sangat kritis.
Pihak taman menyatakan, 'Jika pemerintah tidak memberikan pendanaan atau izin ekspor sebelum 7 Oktober, kami akan menghadapi keputusan yang menghancurkan: eutanasia terhadap populasi paus beluga kami.'
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Menteri Perikanan Kanada, Joanne Thompson, menolak permohonan izin ekspor paus beluga tersebut.
Thompson menekankan, 'Saya tidak bisa, dengan hati nurani, menyetujui ekspor yang akan melanggengkan perlakuan seperti yang dialami paus-paus itu.'
Kelompok pemerhati hak hewan menyatakan bahwa ancaman eutanasia ini merupakan taktik tekanan terhadap pemerintah.
Camille Labchuk, Direktur Eksekutif Animal Justice, menyatakan, 'Marineland telah puluhan tahun mendapat untung dari memelihara paus dalam tangki sempit.'
Sementara Marineland membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa perawatan paus-paus mereka 'lebih baik dari manusia di mana pun'.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: