BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 12:56 WIB

Netanyahu Minta Maaf ke Qatar atas Serangan yang Menewaskan Prajurit

Netanyahu Minta Maaf ke Qatar atas Serangan yang Menewaskan PrajuritNetanyahu Minta Maaf ke Qatar atas Serangan yang Menewaskan Prajurit

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, baru-baru ini menyampaikan permintaan maaf kepada Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, terkait serangan Israel yang tidak sengaja menewaskan seorang prajurit Qatar.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam sebuah panggilan telepon yang berlangsung di Gedung Putih, saat Netanyahu tengah bertemu dengan Presiden Donald Trump.

Detail Panggilan Telepon di Gedung Putih

Panggilan telepon yang berlangsung pada Senin (29/9) itu diungkapkan oleh Gedung Putih melalui pernyataan resmi. Dalam kesempatan tersebut, Netanyahu meminta maaf secara langsung kepada Al Thani.

Sebagaimana dilaporkan oleh Al Arabiya, selama percakapan tersebut, Presiden Trump juga menyatakan keinginannya untuk memulihkan hubungan positif antara Israel dan Qatar, di tengah isu gencatan senjata di Jalur Gaza.

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Pernyataan Resmi Gedung Putih

Dalam pernyataan resminya, Gedung Putih menyebutkan bahwa Netanyahu menyampaikan penyesalan mendalam atas serangan yang tidak disengaja ini. Serangan itu terjadi sebagai upaya Israel untuk menargetkan pemimpin Hamas.

"Sebagai langkah awal, Perdana Menteri Netanyahu menyampaikan penyesalan mendalam bahwa serangan rudal Israel terhadap target Hamas di Qatar secara tidak sengaja menewaskan seorang prajurit Qatar," ungkap Gedung Putih.

Langkah ke Depan dan Komitmen

Menanggapi pernyataan Netanyahu, PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menerima jaminan yang diberikan dan menegaskan komitmennya. Ia juga mengungkapkan kesediaan Qatar untuk melanjutkan perannya sebagai mediator dalam konflik yang berkepanjangan tersebut.

Gedung Putih juga mencatat, "Presiden Trump memuji kedua pemimpin atas kesediaan mereka untuk mengambil langkah-langkah menuju kerja sama yang lebih erat demi perdamaian dan keamanan bagi semuanya."

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Netanyahu Minta Maaf ke Qatar atas Serangan yang Menewaskan Prajurit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!