HYPEVOX – Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Jika kamu berpikir tentang ruam merah yang muncul dan demam tinggi, itu benar! Campak bisa bikin kamu merasa sangat nggak nyaman, dan lebih dari itu, bisa berbahaya, terutama bagi yang belum divaksin. Gejala awalnya mirip flu, seperti batuk, pilek, dan demam, yang kemudian diikuti oleh ruam yang muncul di wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Baru-baru ini, Texas mencatat kenaikan kasus campak satu orang lagi, menjadikan total jumlah kasus mencapai 718 sejak wabah mulai pada bulan Januari. Ini kabar yang cukup mengejutkan, mengingat seharusnya dengan vaksinasi, kita bisa mencegah penyakit ini. Menurut laporan dari Departemen Kesehatan Negara Bagian Texas, sebagian besar kasus dialami oleh orang-orang yang belum divaksinasi, mencakup 688 kasus, atau sekitar 96% dari total.
Dari total kasus, ada rincian menarik terkait usia pasien. Sekitar 211 kasus terjadi pada anak-anak berusia 4 tahun ke bawah, sementara kelompok usia 5 hingga 17 tahun mencatat 273 kasus. Kasus campak juga terjadi pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas dengan 230 kasus. Jadi, campak ini tidak pandang bulu, bisa menyerang siapa saja yang belum menerima vaksin.
Kabupaten Gaines menjadi tempat dengan angka kasus tertinggi, mencakup lebih dari setengah total kasus campak di Texas. Diikuti oleh Terry County, sementara El Paso dan Lubbock juga mengalami kasus. Menariknya, kabupaten Dallam telah dibebaskan dari status wabah karena sudah lebih dari 42 hari sejak kasus terakhir. Ini menunjukkan bahwa langkah pencegahan bisa membuahkan hasil, asalkan masyarakat patuh.
Tak hanya Texas, New Mexico juga merasakan dampak wabah campak. Di sana, total 74 kasus telah tercatat, dengan sebagian besar berasal dari Lea County. Menariknya, penyakit ini tidak hanya terjadi di satu negara bagian, tetapi bisa menyebar. Artinya, kalau kita nggak hati-hati, wabah bisa lebih meluas lagi.
Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah penyakit ini. Sayangnya, beberapa orangtua masih ragu untuk memberikan vaksin kepada anak-anak mereka. Alasannya beragam, mulai dari takut efek samping sampai merasa jadwal imunisasi tidak pas. Namun, fakta bahwa hampir 700 dari total kasus di Texas adalah mereka yang tidak divaksinasi menunjukkan bahwa keputusan untuk tidak divaksin bisa membahayakan bukan hanya anak sendiri, tetapi orang lain juga. Yuk, kita lebih peduli dan berbagi informasi yang benar tentang vaksin!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: