BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 MEI 2025 • 15:19 WIB

Alasan 3 Negara Ini Tolak Gabung dengan BRICS, Kenapa Ya?

Alasan 3 Negara Ini Tolak Gabung dengan BRICS, Kenapa Ya?Indonesia resmi bergabung sebagai anggota penuh BRICS, kelompok negara ekonomi berkembang yang kini mencakup Brazil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. (Foto: Istimewa)

HYPEVOX – Jadi, sebelum kita ngomongin kenapa beberapa negara lebih milih untuk ngga gabung sama BRICS, kita harus tahu dulu apa itu BRICS. BRICS adalah kelompok negara-negara yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Mereka ini udah jadi aliansi ekonomi yang dianggap cukup kuat dan punya pengaruh besar di kancah internasional. Tujuan BRICS adalah untuk memperkuat kerjasama ekonomi dan politik antara anggotanya. Sounds impressive, right?

Tapi, tidak semua negara penasaran untuk ikutan. Ada beberapa yang justru bilang ‘no way!’ dan enggan bergabung.

Argentina: Keputusan Mendadak dari Sang Presiden

Argentina sebenarnya udah diajak untuk join di BRICS dan siap-siap merayakan keanggotaannya pada 1 Januari 2024, bareng negara-negara lain seperti Mesir dan Arab Saudi. Tapi tunggu dulu! Presiden baru Argentina, Javier Milei, bikin keputusan yang cukup mengejutkan dengan membatalkan rencana ini. Dia merasa bahwa Argentina belum ‘pantas’ untuk jadi anggota penuh BRICS. Mungkin dia pengen memastikan bahwa Argentina bisa lebih siap secara ekonomi dan politik sebelum terjun ke dalam gempita BRICS. Dan akhir cerita, Argentina yang seharusnya bergabung kini mundur dengan alasan ingin fokus dulu pada pengembangan dalam negaranya.

Jerman: Keraguan dalam Bisnis dan Politik

Negara kultur biru ini juga merupakan salah satu negara yang menunjukkan penolakan terhadap gabungan sepaket ini. Jerman lebih milih untuk tetap independen dan reputasi ekonomi dan politiknya tetap terjaga. Di mata mereka, bergabung dengan BRICS bisa jadi melemahkan pengaruhnya di Eropa dan mengganggu hubungan dengan negara-negara Barat lainnya. Hal ini jadi satu pertimbangan besar bagi mereka, karena Jerman berkomitmen untuk menjadi pemain utama di pasar Eropa dan global. Jadi, meskipun BRICS terlihat menggiurkan, Jerman melihat risiko yang lebih besar ketimbang keuntungan yang ditawarkan.

Korea Selatan: Energi Terbarukan Lebih Menarik

Beralih ke Korea Selatan, salah satu negara maju dengan fokus kuat di sektor teknologi dan energi terbarukan. SK (sebutan akrab untuk Korea Selatan) lebih memilih untuk membangun aliansi dengan negara-negara maju lainnya yang lebih sejalan dengan visi mereka terkait inovasi dan sustainability. Bergabung dengan BRICS mungkin terasa menarik bagi beberapa orang, namun bagi SK, bisa jadi ini justru mengganggu misi untuk meluncurkan program-program canggih yang mereka miliki. Selain itu, mereka tidak mau terjebak dalam konflik politik yang mungkin muncul di dalam BRICS.

Ga Ada Ketentuan yang Memaksa

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa tidak ada negara yang dipaksa untuk bergabung dengan BRICS. Setiap negara punya hak untuk menentukan pilihan dan kebijakan luar negeri mereka sendiri. Alasan penolakan ini biasanya berhubungan dengan kebijakan ekonomi yang berbeda, pandangan politik, dan aspirasi nasional. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun BRICS dinilai hebat, tidak semua negara merasakannya seperti itu dan memilih alternatif yang lebih cocok dengan tujuan mereka.

Menimbang Masa Depan BRICS

Dengan penolakan dari beberapa negara ini, masa depan BRICS memang jadi menarik untuk diteliti. Bagaimana dampak dari keputusan setiap negara ini terhadap dinamika global? Apakah BRICS dapat bertahan tanpa tambahan negara baru atau akan mengubah pendekatan mereka untuk menggaet negara-negara lain?

Sepertinya, kita harus terus mengikuti perkembangan yang ada. Jika kamu penasaran, pantau terus berita-berita terbaru seputar BRICS dan keputusan negara-negara lain. Siapa tahu, di masa depan mungkin ada negara lain yang akan membuat keputusan serupa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Alasan 3 Negara Ini Tolak Gabung dengan BRICS, Kenapa Ya?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!