HYPEVOX – Para penggemar game kini harus menelan pil pahit setelah Activision mengumumkan bahwa Call of Duty: Black Ops 7 tidak akan dirilis di Nintendo Switch 2 saat peluncuran awal. Meski banyak yang berharap, rencana ini harus dikesampingkan oleh pengembang game tersebut.
Informasi mengenai keputusan ini diperoleh dari Dealabs yang mengabarkan bahwa game ini juga akan hadir di konsol generasi sebelumnya, seperti PS4 dan Xbox One, serta di platform terbaru lainnya.
Informasi dari Dealabs menegaskan bahwa Call of Duty: Black Ops 7 tidak akan meramaikan jajaran game di Nintendo Switch 2. Menurut laporan tersebut, game FPS ini juga direncanakan untuk dirilis di konsol generasi sebelumnya seperti PS4 dan Xbox One, serta konsol terbaru seperti PS5, Xbox Series X|S, dan PC.
Pihak developer sebelumnya mengklaim bahwa kemampuan Nintendo Switch 2 berada di antara PS4 dan Xbox Series S. Dengan spesifikasi yang demikian, seharusnya game ini dapat dimainkan di platform tersebut jika Activision memutuskan untuk membuat port untuk konsol Nintendo.
Dealabs juga memberikan informasi mengenai tanggal rilis Call of Duty: Black Ops 7, yang dijadwalkan pada 14 November 2025. Activision akan memberikan pengumuman resmi terkait tanggal rilis ini pada malam pembukaan gamescom 2025.
Berita ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan gamer, terutama para penggemar Nintendo yang sangat ingin memainkan game terbaru ini di handheld console mereka.
Meskipun Activision telah menegaskan bahwa COD Black Ops 7 tidak akan dirilis di Nintendo Switch 2 pada awal perilisan, nasib port untuk konsol tersebut masih membuka kemungkinan. Laporan mencatat bahwa pihak Activision belum memberikan kepastian mengenai kemungkinan versi Nintendo Switch di masa depan.
Banyak harapan dari para gamer untuk melihat COD di konsol Nintendo terbaru ini menjadi sorotan. Kini, publik bertanya-tanya apakah Activision akan mempertimbangkan untuk menghadirkan versi Switch tersebut di kemudian hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: