Teh chamomile kini banyak diminati oleh orang-orang yang mengalami kesulitan tidur. Dikenal akan khasiatnya, banyak yang meyakini bahwa secangkir teh ini dapat meningkatkan kualitas tidur.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Namun, seberapa aman sebenarnya teh chamomile dalam membantu mengatasi masalah tidur? Mari kita telusuri berbagai fakta di balik minuman herbal ini.
Apa itu Teh Chamomile?
Teh chamomile terbuat dari bunga chamomile, yang sudah dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Penggunaan bunga ini dalam pengobatan tradisional telah berlangsung sejak zaman dahulu di berbagai budaya.
Salah satu manfaat terbesarnya adalah kemampuannya dalam menenangkan pikiran serta membantu tidur yang lebih berkualitas. Ini berkat adanya senyawa aktif, seperti apigenin, yang terkandung dalam chamomile.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Pengaruh Teh Chamomile terhadap Tidur
Penelitian menunjukkan bahwa chamomile dapat meningkatkan kualitas tidur bagi sebagian orang. Senyawa apigenin diketahui memiliki efek sedatif yang dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan.
Walaupun demikian, respon terhadap konsumsi teh chamomile dapat bervariasi antar individu. Beberapa orang mungkin merasakan manfaat yang signifikan, sementara yang lain tidak mengalami perubahan yang berarti.
Risiko dan Efek Samping dari Teh Chamomile
Teh chamomile umumnya dianggap aman, tetapi ada kemungkinan terjadinya reaksi alergi pada segelintir orang, khususnya mereka yang memiliki alergi terhadap tanaman sejenis. Gejala seperti gatal-gatal atau kesulitan bernapas perlu diwaspadai.
Bagi individu yang sedang mengonsumsi obat tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai asupan teh ini. Hal ini sangat penting, terutama bagi wanita hamil atau yang sedang menyusui.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: