Tahukah Anda bahwa tanaman memiliki cara unik untuk berinteraksi satu sama lain? Mereka dapat saling memberi tahu tentang ancaman atau kondisi lingkungan melalui berbagai metode yang menarik.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Dengan penggunaan sinyal kimia dan suara, tanaman menciptakan jaringan komunikasi yang memungkinkan mereka bertahan dalam situasi sulit dan berkembang dengan baik.
Sinyal Kimia: Bahasa Rahasia Tanaman
Tanaman menggunakan senyawa kimia untuk mengirim pesan satu sama lain. Ketika sebuah tanaman merasa terancam, misalnya oleh serangan hama, ia dapat mengeluarkan zat kimia yang disebut volatile organic compounds (VOCs).
Zat ini tidak hanya memberi tahu tanaman lain di sekitarnya, tetapi juga menarik predator hama yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Sebagai contoh, tanaman jagung dapat mengeluarkan VOC ketika diserang oleh belalang. Ketika tanaman lain menerima sinyal ini, mereka bisa meningkatkan pertahanan mereka sendiri, sehingga lebih siap menghadapi serangan serupa.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Komunikasi Melalui Akar
Akar tanaman juga berfungsi sebagai jalur komunikasi yang penting. Mereka dapat mengeluarkan senyawa ke dalam tanah yang dapat mempengaruhi perkembangan tanaman lain di sekitarnya.
Misalnya, beberapa tanaman dapat membagikan sumber nutrisi dengan tanaman lain melalui akar mereka. Ada juga bukti bahwa akar dapat berkomunikasi tentang keberadaan patogen di tanah.
Sinyal yang dikirim melalui akar dapat membantu tanaman mengadaptasi strategi pertahanan mereka, menjadikannya lebih mampu bertahan dari penyakit.
Suara dan Getaran: Bahasan yang Terabaikan
Selain sinyal kimia dan komunikasi akar, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tanaman juga dapat 'mendengar' dan bereaksi terhadap suara. Dalam eksperimen, tanaman yang mendengar suara air memiliki respon positif terhadap pertumbuhan.
Peneliti juga menemukan bahwa tanaman dapat menghasilkan getaran dalam frekuensi tertentu saat mengalami stres. Getaran ini bisa menjadi cara bagi tanaman untuk berkomunikasi dengan tanaman lain di sekitarnya, walaupun manusia mungkin tidak mendengarnya.
Keberadaan komunikasi suara ini menambah dimensi baru dalam pemahaman kita tentang bagaimana tanaman hidup dan berkembang di lingkungan mereka.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: