Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 13:00 WIB

Mengenal Kalender Lunar dan Sejarah Tahun Baru Imlek

Author

Mengenal Kalender Lunar dan Sejarah Tahun Baru Imlek

Kalender Lunar memiliki peran penting dalam berbagai budaya, khususnya dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Tiongkok. Tanggal Imlek sendiri tidak tetap, bergantung pada siklus bulan yang terjadi setiap tahun.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Memahami proses penentuan tanggal Imlek menjadi kunci untuk menghargai tradisi ini. Dengan ritual dan harapan yang menyertainya, penentuan ini lebih dari sekadar angka pada kalender.

Apa itu Kalender Lunar?

Kalender Lunar adalah sistem penanggalan yang mengikuti siklus bulan. Dalam satu tahun lunar, biasanya terdapat 12 bulan, dimulai dengan kemunculan bulan baru.

Berbeda dengan Kalender Gregorian yang berbasiskan matahari, Kalender Lunar berhubungan erat dengan kegiatan pertanian serta perayaan tradisi di berbagai budaya.

Di dalam Kalender Tiongkok, bulan baru dimulai pada tanggal baru dan terdapat tahun-tahun tertentu yang memiliki bulan tambahan atau bulan kabisat untuk menyesuaikan dengan siklus matahari.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Penentuan Tanggal Imlek

Tahun Baru Imlek dirayakan pada hari pertama bulan pertama dalam Kalender Lunar, dengan tanggal yang bervariasi dari 21 Januari hingga 20 Februari. Variasi ini terjadi karena pergeseran siklus bulan tiap tahun.

Proses penentuan tanggal Imlek melibatkan pengamatan posisi bulan dan bintang, serta mempertimbangkan posisi Matahari untuk menjaga keselarasan dengan musim.

Sebelum tanggal resmi ditetapkan, berbagai komunitas biasanya melakukan ritual tertentu sebagai ungkapan syukur dan harapan bagi tahun yang akan datang.

Tradisi dan Makna Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek merupakan saat untuk berkumpulnya keluarga dan momen untuk merayakan serta mengenang leluhur. Setiap elemen dalam perayaan ini, mulai dari makanan hingga dekorasi, memiliki makna simbolis yang mendalam.

Di dalam budaya Tiongkok, perayaan Imlek dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan dan mengusir nasib buruk. Salah satu tradisi yang populer adalah pembagian angpao, amplop merah yang diharapkan bisa membawa keberuntungan di tahun baru.

Ritual mulai dari pertunjukan barongsai hingga festival kembang api memperlihatkan perpaduan kepercayaan kuno dan modernitas, menjadikannya perayaan yang kaya akan makna.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU