Kamis, 29 JANUARI 2026 • 17:40 WIB

Tren Membatasi Pertemanan: Kualitas Lebih Penting dari Kuantitas

Author

Tren Membatasi Pertemanan: Kualitas Lebih Penting dari Kuantitas

Di era modern, semakin banyak orang yang memilih untuk membatasi lingkar pertemanan mereka. Hal ini dikarenakan pentingnya membangun hubungan yang berkualitas dibandingkan sekadar banyaknya teman.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Banyak individu menemukan kenyamanan dalam memiliki sedikit teman yang mendukung, daripada memiliki banyak teman tanpa kedalaman dalam hubungan tersebut.

Mengapa Memilih untuk Membatasi Pertemanan?

Kemajuan teknologi dan media sosial memberi dampak signifikan terhadap interaksi sosial. Meskipun platform untuk berteman semakin banyak, seringkali hubungan yang dibentuk menjadi dangkal.

Orang mulai menyadari bahwa koneksi yang lebih dalam dan jujur jauh lebih bermanfaat. Pilihan untuk membatasi pertemanan kepada individu yang mendukung dan memahami dianggap lebih bijaksana.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Pengaruh terhadap Kesehatan Mental

Kesehatan mental telah menjadi perhatian utama dalam masyarakat saat ini. Dengan membatasi lingkar pertemanan, individu dapat menghindari drama dan konflik yang sering muncul dalam hubungan yang luas.

Seorang psikolog mengungkapkan, "Mempunyai teman dekat yang bisa diajak bicara menyangkut perasaan misalnya, dapat mengurangi stres dan membantu seseorang merasa lebih baik secara emosional."

Pentingnya Kedalaman dalam Hubungan

Kedalaman dalam hubungan merupakan faktor penting saat ini. Hubungan yang dibangun di atas kepercayaan dan pengertian cenderung lebih bertahan dalam jangka panjang.

Teman yang memahami kita secara mendalam dan hadir dalam momen-momen penting membawa dampak positif yang besar dalam kehidupan, menjadikannya pertemanan yang lebih berarti.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU