Kegiatan make up sering kali menjadi ritual menyenangkan bagi banyak orang, namun ada beberapa kesalahan yang tanpa disadari bisa merusak penampilan. Dari pemilihan warna hingga teknik aplikasi, mengenali kesalahan ini sangat penting untuk mendapatkan hasil maksimal.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pemilihan Warna yang Tidak Tepat
Salah satu kesalahan yang sangat umum adalah pemilihan warna foundation yang tidak sesuai dengan warna kulit. Banyak individu cenderung memilih produk hanya berdasarkan angka atau nama, padahal penting untuk mencoba langsung guna mendapatkan kecocokan yang baik.
Tidak hanya foundation, pemilihan warna lipstik dan blush on juga memegang peranan penting. Warna yang tidak cocok bisa menyebabkan wajah terlihat pucat atau bahkan terlalu mencolok, sehingga mengganggu keseluruhan tampilan.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Teknik Aplikasi yang Kurang Tepat
Teknik aplikasi yang kurang tepat dapat mengakibatkan efek yang diinginkan tidak tercapai. Misalnya, penggunaan spons atau kuas yang tidak bersih dapat menyebabkan hasil make up tidak rata dan tidak alami.
Penggunaan produk yang terlalu banyak atau terlalu sedikit juga menjadi masalah yang kerap dihadapi. Pemakaian berlebihan sering kali justru membuat tampilan wajah terlihat berlebihan dan tidak natural.
Mengabaikan Persiapan Kulit
Banyak orang sering melupakan langkah persiapan kulit sebelum menggunakan make up. Membersihkan dan melembapkan kulit adalah langkah awal yang krusial agar make up dapat menempel dengan baik.
Jika kulit tidak dirawat, maka make up yang digunakan dapat cepat pudar atau bahkan memicu masalah kulit seperti jerawat. Menggunakan primer juga menjadi solusi yang efektif untuk memperhalus permukaan kulit, sehingga make up lebih tahan lama.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: