Musim hujan di Indonesia seringkali membuat tubuh terasa dingin. Mengandalkan bumbu dapur tertentu bisa menjadi solusi alami untuk menghangatkan badan.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dengan memanfaatkan bumbu-bumbu ini, tidak hanya cita rasa masakan yang semakin kaya, tetapi juga kesehatan tubuh dapat terjaga.
Jahe: Sang Rajanya Bumbu Penghangat
Jahe dikenal luas sebagai bumbu yang memiliki khasiat penghangat tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa jahe mampu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membuat tubuh terasa lebih hangat.
Dalam masakan Indonesia, jahe digunakan dalam berbagai hidangan seperti wedang jahe dan sop. Jahe juga berfungsi meredakan flu dan batuk, menjadikannya pilihan tepat untuk menghadapi cuaca dingin.
Kandungan gingerol pada jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu tubuh melawan virus dan bakteri. Maka, menambahkan jahe ke dalam diet sehari-hari adalah langkah yang cerdas untuk menjaga kesehatan di cuaca tidak menentu.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana
Kencur: Penyegar Alami dan Penghangat Tubuh
Kencur merupakan bumbu penting dalam masakan, khususnya di Jawa, dan memiliki sifat yang menghangatkan. Kencur seringkali digunakan dalam jamu untuk meningkatkan stamina serta memberikan kehangatan pada tubuh.
Rasa sedikit pedas dan aroma khas kencur sangat cocok sebagai tambahan pada kuah soto dan hidangan lainnya. Ketika dikonsumsi, kencur dapat memberikan efek hangat secara instan.
Zat aktif dalam kencur juga efektif membantu meredakan masuk angin dan meningkatkan metabolisme tubuh. Ini menjadikannya pilihan yang pas untuk menjaga kesehatan saat musim hujan.
Cabai: Tambahkan Pedas untuk Sensasi Hangat
Cabai adalah bumbu yang tidak bisa dipisahkan dari masakan Indonesia. Pedasnya bukan hanya menggugah selera, tetapi juga dapat memberikan sensasi hangat di tubuh.
Kandungan capsaicin dalam cabai dipercaya dapat meningkatkan suhu tubuh dan sirkulasi darah. Ini membantu kita merasakan kehangatan, terutama pada saat cuaca dingin.
Penting untuk memperhatikan porsi cabai yang dikonsumsi, terutama bagi individu dengan masalah pencernaan. Menggunakan cabai secukupnya sudah cukup untuk menikmati manfaat penghangatnya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: