Hari ini, Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Malang, Jawa Timur, untuk meresmikan SMA Taruna Nusantara. Perjalanan dimulai dari Bandara Nusantara setelah meninjau kemajuan pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Menggunakan pesawat kepresidenan, Prabowo berangkat sekitar pukul 12.16 WITA. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa peresmian SMA TN di Malang menjadi agenda utama dalam kunjungan ini.
Rangkaian Kunjungan Prabowo
Kunjungan kerja Presiden Prabowo dimulai dengan peresmian 166 Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada tanggal 12 Januari 2026.
Sekolah-sekolah ini tersebar di 34 provinsi, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengembangan pendidikan di seluruh Indonesia.
Dalam acara tersebut, Prabowo menunjukkan emosi mendalam, mengungkapkan, "Saya sulit membendung air mata yang jatuh" saat berinteraksi dengan siswa-siswa yang penuh antusiasme.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Proyek Strategis di Kalimantan
Setelah meresmikan Sekolah Rakyat, Prabowo melanjutkan perjalanannya ke Balikpapan untuk meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina.
Proyek ini diakui sebagai kilang minyak terbesar di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan produktivitas energi nasional.
Prabowo menegaskan nilai penting dari proyek ini, menyatakan, "Kilang ini adalah bagian dari upaya kita untuk mencapai kemandirian energi."
Fokus pada Pembangunan Pendidikan
Peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang merupakan langkah signifikan untuk memperkuat pendidikan menengah berkualitas di Indonesia.
Sekolah ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Dengan fasilitas pendidikan yang memadai, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tanah air dan menjadikan sekolah ini contoh bagi institusi lainnya.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: