Senin, 22 DESEMBER 2025 • 12:35 WIB

Mengapa Berat Badan Cenderung Meningkat di Sisa Tahun?

Author

Mengapa Berat Badan Cenderung Meningkat di Sisa Tahun?

Menjelang akhir tahun, banyak individu mulai merasakan peningkatan berat badan mereka. Fenomena ini tampaknya tidak hanya dialami oleh segelintir orang, tetapi hampir semua orang mengalami hal serupa.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Ada berbagai faktor yang memiliki andil dalam perubahan ini, mulai dari pola makan hingga aktivitas fisik yang berkurang. Apa sebenarnya penyebab di balik fenomena ini?

Perubahan Pola Makan

Akhir tahun identik dengan berbagai perayaan yang diisi dengan makanan berlimpah. Dari Natal hingga Tahun Baru, hidangan lezat yang menggoda sering kali membuat kita makan lebih banyak.

Banyak hidangan khas di momen ini memiliki kalori tinggi, mulai dari kue manis hingga berbagai jenis santapan gurih, yang dapat menambah asupan kalori harian secara signifikan.

Kebiasaan ngemil saat berkumpul dengan keluarga juga turut berperan, sehingga batas porsi yang seharusnya sering kali diabaikan.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Kurangnya Aktivitas Fisik

Di bulan-bulan akhir tahun, banyak orang lebih sibuk dan stres, sehingga kegiatan rutin seperti olahraga cenderung terabaikan. Persiapan liburan yang padat menjadi salah satu penyebabnya.

Kondisi cuaca yang lebih dingin di beberapa daerah sering membuat orang malas bergerak. Dengan berkurangnya aktivitas fisik, pengeluaran kalori pun otomatis menurun.

Rasa lelah setelah seharian beraktivitas sering kali membuat kita lebih memilih untuk beristirahat daripada pergi ke gym atau berolahraga.

Faktor Psikologis dan Emosional

Akhir tahun sering kali menjadi periode refleksi bagi banyak orang dan dapat mempengaruhi pola makan mereka. Di tengah berbagai perayaan, banyak yang merasa perlu untuk merayakannya lewat makanan.

Perayaan sering kali dihubungkan dengan kenangan dan harapan yang berhubungan dengan kenikmatan makanan. Emosi positif ini dapat mendorong seseorang untuk lebih banyak makan.

Berkumpul dengan keluarga dan teman yang membawa rasa bahagia membuat kita cenderung lebih sulit untuk menolak makanan yang ada di sekitar.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU