Berjalan kaki merupakan aktivitas fisik yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, khususnya kesehatan jantung. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa menambah waktu berjalan setiap hari dapat secara signifikan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dalam penelitian yang melibatkan lebih dari 33 ribu partisipan di Inggris, mereka yang berjalan lebih lama menunjukkan kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan yang kurang aktif. Penelitian ini menggambarkan pentingnya melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Penemuan Studi Mengenai Berjalan Kaki
Penelitian yang dimuat di Prevention pada 3 Desember 2025 ini menganalisis data dari 33.560 orang tanpa riwayat penyakit jantung atau kanker. Para peneliti meneliti kondisi kesehatan peserta setelah 7,9 tahun, dan menemukan bahwa lebih banyak waktu berjalan berkorelasi dengan pengurangan risiko kematian dan masalah penyakit jantung.
Ahli jantung Christopher Berg dari MemorialCare Orange Coast Medical Center mencatat ada perbedaan signifikan pada orang-orang dengan gaya hidup sedentari. Menurutnya, perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa berdampak besar bagi kesehatan jantung.
Sementara itu, ahli jantung Mary Greene dari Manhattan Cardiology menegaskan bahwa meskipun gaya hidup sehat lain juga berpengaruh, berjalan selama minimal 10 menit terus-menerus adalah penting untuk mendapatkan manfaat kardiovaskular yang nyata.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Manfaat Berjalan Kaki bagi Kardiovaskular
Mary Greene menjelaskan bahwa berjalan kaki dengan durasi lebih panjang dapat meningkatkan detak jantung dan kebugaran kardiovaskular. Ini juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta metabolisme lemak, yang dapat mengurangi risiko diabetes dan penyakit arteri.
Christopher Berg menegaskan bahwa aktivitas sederhana ini bisa dilakukan kapanpun. Dengan begitu, individu bisa mudah menjadikannya bagian dari rutinitas harian, seperti berjalan saat mencari makan siang atau menuju lokasi tertentu.
Ia juga menambahkan bahwa menggabungkan aktivitas berjalan dengan hal menyenangkan, seperti menelepon teman atau berjalan ke kedai kopi, bisa membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan.
Menetapkan Target dan Keteraturan dalam Berjalan
Bagi pemula, disarankan untuk menetapkan target awal sekitar 7.000 langkah per hari. Seiring dengan meningkatnya daya tahan, waktu berjalan bisa ditingkatkan lebih lama dan dengan kecepatan yang nyaman.
Latihan berjalan yang dilakukan secara rutin, termasuk sesi selama minimal 10 menit, efektif meningkatkan detak jantung dan kesehatan jantung. Ditambah dengan latihan ketahanan atau beban, manfaat kesehatan bisa semakin bertambah.
Ketersediaan latihan yang konsisten dan aktif dapat membantu mencapai tubuh yang sehat serta memperkuat kesehatan jantung secara keseluruhan.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: