Banyak orang merasa lebih bersemangat setelah berolahraga di pagi hari. Riset menunjukkan, aktivitas fisik di pagi dapat meningkatkan mood dan energi seharian.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa olahraga bisa memicu pelepasan endorfin, hormon yang dikenal sebagai 'hormon bahagia'. Hal ini menjelaskan kenapa banyak orang merasa lebih positif setelah berolahraga.
Pelepasan Hormon Bahagia
Ketika berolahraga, tubuh secara otomatis memproduksi endorfin, zat kimia alami yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan rasa bahagia.
Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di 'Journal of Sports Medicine', peneliti menemukan bahwa olahraga dapat meningkatkan level endorfin dalam darah hingga 30%.
Semakin tinggi intensitas olahraga, semakin banyak endorfin yang dihasilkan. Ini yang menyebabkan setelah berolahraga, seseorang merasa lebih berenergi dan positif.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Pengaruh pada Kualitas Tidur
Olahraga pagi juga berdampak positif pada kualitas tidur. Menurut 'Sleep Foundation', aktivitas fisik secara teratur membantu memperbaiki pola tidur.
Tidur yang berkualitas berkontribusi pada suasana hati yang lebih baik di pagi hari. Jika seseorang tidur dengan nyenyak, bangun pun lebih segar dan siap untuk menjalani hari.
Bahkan, beberapa orang melaporkan bahwa mereka lebih mudah tertidur jika rutin berolahraga. Ini membuat siklus tidur dan bangun menjadi lebih teratur.
Rutinitas yang Membuat Disiplin
Dengan menjadikan olahraga pagi sebagai rutinitas, seseorang bisa membangun disiplin diri. Disiplin ini berdampak positif pada berbagai aspek hidup lainnya.
Banyak orang yang sejak rutin berolahraga merasa lebih bertanggung jawab dan terorganisir dalam pekerjaan. Ini mengarah pada peningkatan produktivitas di tempat kerja.
Praktik disiplin ini juga bisa membantu seseorang mencapai tujuan-tujuan lainnya, baik itu di bidang pekerjaan maupun kehidupan pribadi.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: