Keputusan untuk kembali bersama mantan pacar seringkali membuat banyak orang bingung. Namun, ada alasan ilmiah di balik fenomena ini yang menarik untuk digali lebih dalam.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Ketertarikan Biologis
Salah satu alasan utama orang suka kembali ke mantan adalah faktor biologis yang disebut oksitosin. Hormon ini muncul selama interaksi intim dan dapat menyebabkan rasa kedekatan yang mendalam.
Setelah menjalani hubungan yang kuat, tubuh kita terbiasa dengan kehadiran mantan. Ketika kehilangan mereka, rasa rindu yang muncul bisa disebabkan oleh ketidakstabilan hormonal ini.
Sebuah studi menunjukkan bahwa manusia cenderung kembali kepada orang yang sudah mereka kenal, karena perasaan itu sudah terbangun sebelumnya.
Kenangan Positif Terhadap Mantan
Kita cenderung mengingat momen-momen manis dari hubungan tersebut, sementara kenangan negatif sering terlupakan seiring waktu. Proses ini dikenal sebagai 'baik-baik saja bias' yang membuat kita mempersepsikan mantan lebih positif dari kenyataan.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Menghabiskan waktu bersama mantan sering kali diingat dengan emosi positif, meskipun konflik yang ada bisa jadi diabaikan. Ini adalah alasan mengapa kembali ke pelukan yang sama terasa nyaman.
Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa individu seringkali memprioritaskan kenangan baik daripada yang buruk, sehingga dampak ini dapat memicu keputusan untuk kembali.
Keterikatan Emosional yang Kuat
Keterikatan emosional adalah komponen besar yang membuat seseorang sulit untuk bergerak on. Proses ini secara psikologis mengikat kita lebih kuat dengan mantan, bukan hanya soal cinta, tetapi juga waktu yang telah dihabiskan bersama.
Ketika ada chemistry yang kuat, perpisahan bukan berarti akhir. Banyak yang merasa bahwa cinta itu tidak bisa dihapus begitu saja, melainkan dapat berubah menjadi kerinduan yang mendalam.
Ada wilayah dalam otak yang berfungsi untuk mengingat hubungan emosional, yang membuat kita kembali merindukan keterikatan tersebut dan akhirnya memilih untuk balikan.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: