Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 16:14 WIB

Mengapa Kita Bangun dengan Rasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup?

Author

Mengapa Kita Bangun dengan Rasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup?

Banyak orang mengalami perasaan lelah meski sudah tidur cukup. Fenomena ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi kualitas tidur.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Memahami penyebab rasa capek setelah tidur sangat penting untuk meningkatkan produktivitas di siang hari.

Faktor Kualitas Tidur yang Buruk

Tidur yang cukup tidak selalu berarti tidur yang berkualitas. Misalnya, tidur yang terganggu oleh kebisingan, cahaya, atau faktor lingkungan lainnya dapat mengurangi kedalaman tidur.

Saat tidur, tubuh melewati beberapa tahap, termasuk tidur ringan dan tidur dalam. Jika kita sering terbangun atau tidak mencapai tahap tidur dalam, kualitas tidur akan menurun.

Stres dan kecemasan juga berperan besar dalam menurunkan kualitas tidur. Pikiran yang terus mengganggu dapat menyebabkan kita terbangun lebih sering dan merasa tidak segar saat bangun.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Kondisi Kesehatan yang Mempengaruhi

Beberapa kondisi kesehatan, seperti sleep apnea atau sindrom kaki gelisah, dapat mengganggu tidur tanpa disadari. Sleep apnea adalah gangguan yang menyebabkan pernapasan berhenti sementara saat tidur.

Kondisi lainnya, seperti depresi atau kecemasan, juga dapat berkontribusi. Orang yang mengalami depresi sering merasa lelah meskipun waktu tidurnya cukup.

Pola makan menjelang tidur juga mempengaruhi. Mengonsumsi makanan berat atau minuman berkafein sebelum tidur dapat merusak kualitas tidur.

Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan

Ritme sirkadian atau jam biologis tubuh memiliki peran penting dalam kualitas tidur. Tidur dan bangun pada jam yang tidak teratur dapat menyebabkan rasa lelah saat bangun.

Olahraga secara teratur bisa meningkatkan kualitas tidur, tetapi jika dilakukan terlalu dekat waktu tidur, efeknya bisa menjadi sebaliknya.

Penggunaan gadget sebelum tidur juga harus dihindari. Cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi hormonn melatonin, yang sangat penting untuk tidur yang berkualitas.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU