Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 21:49 WIB

Mengapa Makanan Pedas Menjadi Favorit Banyak orang?

Author

Mengapa Makanan Pedas Menjadi Favorit Banyak orang?

Makanan pedas telah menjadi bagian penting dalam banyak budaya kuliner, terutama di Indonesia. Banyak orang yang merasakan ketagihan untuk terus menikmati rasa pedas yang menggugah selera.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik ketagihan ini. Dari senyawa capsaicin hingga dampak fisiologisnya, mari kita gali lebih dalam fenomena ini.

Fakta Tentang Capsaicin

Capsaicin adalah senyawa yang memberikan rasa pedas pada cabai. Ketika kita mengonsumsi makanan yang mengandung capsaicin, tubuh kita merespons dengan melepaskan endorfin yang membuat kita merasa senang.

Endorfin adalah zat kimia alami yang dihasilkan tubuh untuk meredakan rasa sakit dan meningkatkan mood. Inilah mengapa banyak orang merasa 'high' atau bahagia setelah makan pedas.

Mekanisme ini terkait erat dengan bagaimana tubuh merespons rasa pedas. Ketika lidah kita merasakan pedas, sinyal rasa sakit dikirim ke otak, yang kemudian merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dampak Fisiologis Makanan Pedas

Makan makanan pedas juga dapat secara positif memengaruhi metabolisme tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa capsaicin dapat meningkatkan pembakaran kalori hingga 16% dalam waktu singkat.

Selain itu, makanan pedas dapat meningkatkan detak jantung serta memperbaiki sirkulasi darah. Hal ini memberikan efek hangat dan meningkatkan semangat.

Namun, tidak semua orang merasa nyaman setelah mengonsumsi makanan pedas. Beberapa orang melaporkan perasaan terbakar di mulut atau mengalami gangguan pencernaan setelahnya.

Kebiasaan dan Budaya Makan Pedas

Di Indonesia, makanan pedas adalah bagian integral dari kebudayaan kuliner sehari-hari. Makanan seperti sambal sering kali dianggap sebagai pelengkap yang wajib.

Kebiasaan makan pedas ini sudah diwariskan dari generasi ke generasi. Rasa pedas sering kali dikaitkan dengan kenikmatan dan kepuasan saat menikmati hidangan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terbiasa mengonsumsi makanan pedas cenderung lebih menyukai rasa pedas dibandingkan mereka yang tidak terbiasa.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU