Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus yang terbagi menjadi dua kategori utama: akut dan kronis.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Mengenal perbedaan antara kedua jenis ini sangat penting untuk menentukan pengobatan yang sesuai.
Pengertian Sinusitis Akut
Sinusitis akut adalah infeksi yang muncul mendadak dan berlangsung kurang dari empat minggu. Umumnya, infeksi ini disebabkan oleh virus dan dicirikan dengan gejala seperti hidung tersumbat, nyeri wajah, dan demam.
Dalam banyak kasus, sinusitis akut dapat sembuh tanpa memerlukan pengobatan khusus dalam waktu yang relatif singkat. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, ada kemungkinan infeksi ini berkembang menjadi sinusitis kronis.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Karakteristik Sinusitis Kronis
Berbeda dengan sinusitis akut, sinusitis kronis berlangsung lebih dari 12 minggu dan dapat bertahan bertahun-tahun. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi, alergi, hingga adanya polip pada sinus.
Gejala khas yang biasanya dialami oleh penderita sinusitis kronis antara lain hidung tersumbat secara terus-menerus, nyeri wajah yang berkepanjangan, serta penurunan kemampuan penciuman. Batuk juga dapat muncul akibat lendir yang mengalir ke tenggorokan, yang dikenal sebagai post-nasal drip.
Perbedaan Gejala dan Penanganan
Meski keduanya sama-sama menyebabkan peradangan, sinusitis akut dan kronis memiliki perbedaan yang signifikan pada gejalanya. Sinusitis akut datang secara tiba-tiba, sedangkan sinusitis kronis bersifat lebih menetap.
Dalam hal penanganan, sinusitis akut biasanya dapat diatasi dengan obat penghilang rasa sakit dan dekongestan. Sementara itu, penanganan sinusitis kronis lebih kompleks dan sering membutuhkan pengobatan jangka panjang seperti penggunaan steroid hidung, antibiotik, atau bahkan tindakan bedah sinus.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: