Jumat, 26 SEPTEMBER 2025 • 13:49 WIB

Menelusuri Keberadaan Rawon: Keistimewaan dan Cara Penyajian Tradisional Surabaya

Author

Menelusuri Keberadaan Rawon: Keistimewaan dan Cara Penyajian Tradisional Surabaya

Rawon adalah salah satu hidangan khas Surabaya yang terkenal dengan kuah hitamnya yang menggugah selera. Hidangan ini tak hanya lezat tetapi juga kaya akan sejarah dan filosofi dalam setiap sendoknya.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Dalam proses pembuatannya, terdapat berbagai bahan utama yang berkontribusi terhadap cita rasa unik rawon. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai bahan, cara memasak, dan penyajian hidangan ini.

Bahan-Bahan Utama Rawon

Untuk membuat rawon yang lezat, beberapa bahan utama yang diperlukan di antaranya adalah daging sapi, kluwek, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya. Daging sapi yang digunakan sebaiknya bagian sandung lamur atau iga, sehingga kuahnya dapat lebih gurih berkat kandungan lemaknya.

Kluwek merupakan komponen penting yang memberikan warna hitam pekat dan cita rasa khas pada kuah rawon. Pasokan kluwek segar sangat dibutuhkan agar rasa dan tekstur kuah optimal, membuat setiap suapan rawon semakin nikmat.

Proses Memasak Rawon

Langkah pertama dalam memasak rawon adalah menyiapkan bumbu halus, yang terdiri dari bawang merah dan bawang putih. Bumbu ini kemudian dihaluskan dan ditumis hingga mengeluarkan aroma wangi sebelum daging ditambahkan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Setelah menumis bumbu, daging sapi potong akan dimasukkan. Daging harus diaduk hingga warnanya berubah, lalu ditambahkan air secukupnya untuk menciptakan kuah yang kaya rasa.

Setelah kuah mendidih, masukkan kluwek yang sudah dipisahkan isinya. Pemasakan secara perlahan diperlukan agar semua bumbu dapat meresap ke dalam daging, menciptakan cita rasa yang mendalam dan menggugah selera.

Penyajian dan Pelengkap Rawon

Setelah proses memasak selesai, rawon siap disajikan. Hidangan ini biasanya dihidangkan dengan nasi putih hangat serta pelengkap seperti tauge dan telur asin yang menambah kenikmatan saat menyantap.

Sambal dan kerupuk juga merupakan pelengkap yang sering ditambahkan untuk menambah kelezatan hidangan ini. Kombinasi tersebut memberikan pengalaman makan yang lebih bervariasi.

Sebagai sentuhan akhir, perasan air jeruk nipis saat menyantap rawon dapat menghadirkan kesegaran dan meningkatkan keharuman hidangan. Ini merupakan tradisi yang sering dilakukan oleh masyarakat yang menikmati rawon.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU