HYPEVOX – Di zaman serba digital seperti sekarang, gangguan kecemasan Jadi masalah yang makin umum. Gak jarang kita denger teman atau bahkan diri sendiri mengeluh tentang cemas yang berlebihan. Nah, semua ini ada hubungannya dengan media sosial!
Sebuah penelitian dari American Psychological Association menunjukkan bahwa sekitar 60 persen orang dewasa merasa cemas karena paparan informasi dari internet. Dengan banyaknya berita yang kita terima setiap hari, wajar jika orang merasa overwhelmed.
Apa Sih yang Memicu Kecemasan dari Media Sosial?
Ada beberapa faktor yang bisa memicu kecemasan, salah satunya adalah perbandingan sosial! Pasti kalian pernah banget liat postingan temen yang kelihatannya lebih bahagia dan sukses. Itu bisa bikin kita insecure dan merasa nggak cukup baik. Duh!
Selain itu, kita juga punya yang namanya FOMO atau Fear of Missing Out. Setiap kali scroll media sosial, kita melihat teman-teman kita pergi ke tempat-tempat seru, gak jarang kita jadi merasa tertekan karena merasa ketinggalan. Ini jelas berkontribusi pada kecemasan kita.
Cyberbullying: Musuh yang Tak Terlihat
Satu lagi yang bikin makin cemas adalah cyberbullying. Dengan semua orang punya platform untuk berbicara, kadang komen negatif bisa muncul dari mana saja. Ini bikin kita tidak nyaman dan bisa menambah tingkat kecemasan.
Mungkin kalian pernah ngalamin atau tahu orang yang di-bully secara online, dan ini bisa berakibat serius pada kesehatan mental mereka. Jadi, penting banget untuk lebih berhati-hati di dunia maya.
Informasi Berlebihan: Terlalu Banyak Berita Buruk
Kita hidup di tengah banjir informasi. Berita buruk dari mana-mana bisa bikin kita merasa stres. Bagi beberapa orang, ini bisa bikin mereka cenderung menghindari media sosial sama sekali! Namun, untuk yang lainnya, tetap scroll tanpa henti bisa menyebabkan perasaan cemas yang non-stop.
Hal ini akibat kita terpapar terus-menerus pada berita yang dapat membuat kita merasa tidak aman atau putus asa. Ketika kita banyak terpapar konten negatif, dampaknya bukan hanya emosional, bisa juga fisik.
Bagaimana Cara Mengelola Kecemasan di Era Digital?
Jadi, sekarang apa dong yang bisa kita lakukan untuk mengelola kecemasan ini? Salah satu cara paling sederhana adalah dengan memfilter konten yang kita ikuti. Cobalah untuk mengikuti akun-akun yang memberikan dampak positif dan mendukung mental health!
Lalu, coba juga untuk batasi waktu kita di media sosial. Cukup scroll untuk yang penting, jangan sampai berlebihan. Ada baiknya kita juga melakukan aktivitas fisik, misalnya olahraga, untuk mengalihkan perhatian dari stres.
Mencari Dukungan di Sekitar Kita
Yang terakhir, jangan ragu untuk cari dukungan dari teman atau keluarga. Kadang kita butuh tempat untuk bercerita tentang perasaan kita. Ingat, kalian nggak sendirian!
Ada banyak orang di luar sana yang ngalamin hal yang sama. Dengan berbagi, kita bisa saling membantu dan menemukan cara-cara baru untuk mengatasi masalah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: