BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 13:50 WIB

Meriahnya Festival Cap Go Meh: Perayaan Budaya di Indonesia

Meriahnya Festival Cap Go Meh: Perayaan Budaya di IndonesiaMeriahnya Festival Cap Go Meh: Perayaan Budaya di Indonesia

Festival Cap Go Meh menjadi momentum berharga bagi masyarakat Indonesia, khususnya komunitas Tionghoa, untuk merayakan akhir Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Dengan aneka rangkaian acara menarik mulai dari arak-arakan barongsai hingga pertunjukan budaya, festival ini tak hanya meriah tetapi juga memperkuat tradisi yang telah ada selama berabad-abad.

Sejarah dan Makna Cap Go Meh

Cap Go Meh, sebuah istilah dalam bahasa Hokkien, berarti 'hari kelima belas' dan dirayakan pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek. Hari ini menandakan bulan purnama pertama dalam kalender lunar Tionghoa.

Festival ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat Tionghoa, di mana mereka mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen tahun sebelumnya serta berharap untuk rezeki yang lebih baik di tahun mendatang. Tradisi ini menjadi bagian penting dari kebudayaan dan identitas masyarakat.

Ritual dalam Cap Go Meh meliputi sembahyang, makan bersama, dan perayaan adat yang sangat dihargai oleh komunitas lokal. Semua ini menunjukkan kedekatan masyarakat dengan nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Ragam Acara dalam Festival Cap Go Meh

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah arak-arakan barongsai yang penuh warna. Penampilan barongsai diyakini membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat, sehingga menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang.

Di samping barongsai, pertunjukan liong dan tari tradisional juga sering menghiasi pusat keramaian selama festival. Masyarakat dapat menikmati berbagai makanan khas yang hanya disajikan pada saat perayaan ini, menambah keasyikan suasana.

Tradisi mengarak lampion berwarna-warni juga menjadi salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh pengunjung. Lampion tersebut melambangkan harapan dan kebahagiaan, serta menambah keindahan malam festival.

Perayaan Cap Go Meh di Berbagai Daerah

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia menunjukkan keragaman yang mencolok, tergantung pada wilayahnya. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan, perayaan biasanya berlangsung megah dengan banyak atraksi serta partisipasi luar biasa dari masyarakat.

Sementara di komunitas yang lebih kecil, perayaan mungkin terasa lebih sederhana tetapi tetap khidmat. Meskipun sederhana, masyarakat tetap berusaha melestarikan tradisi yang mengikat mereka secara kultural.

Keterlibatan masyarakat non-Tionghoa dalam festival ini juga semakin meningkat. Ini menunjukkan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar perayaan bagi satu komunitas saja, tetapi juga menjadi ajang untuk saling menghargai dan mengenal budaya satu sama lain.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Meriahnya Festival Cap Go Meh: Perayaan Budaya di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!