BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 22:10 WIB

Mengapa Penampilan Makanan Estetik Tak Selalu Menjamin Rasa

Mengapa Penampilan Makanan Estetik Tak Selalu Menjamin RasaMengapa Penampilan Makanan Estetik Tak Selalu Menjamin Rasa

Makanan estetik sering menjadi bintang di media sosial, tetapi seringkali rasa yang ditawarkan tidak sebanding dengan penampilannya. Banyak yang percaya bahwa makanan yang cantik pasti enak, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Estetika vs. Rasa: Apa yang Salah?

Dalam dunia kuliner, banyak koki saat ini lebih memperhatikan penampilan ketimbang rasa makanan. Ini membuat mereka berpikir bahwa makanan yang Instagrammable lebih menarik perhatian dan bisa mendatangkan banyak penggemar.

Sayangnya, fokus pada keindahan sering kali mengabaikan kualitas rasa, di mana kombinasi bahan yang hanya berorientasi pada estetika sering menghasilkan cita rasa yang kurang memuaskan.

Misalnya, beberapa makanan yang dipenuhi hiasan menarik atau pewarna cerah sering kali kehilangan karakter rasa asli dari bahan-bahan yang digunakan.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Teknik Memasak yang Memengaruhi Rasa

Teknik memasak yang rumit acap kali digunakan untuk menciptakan hidangan yang tampak menakjubkan. Namun, banyak dari teknik ini justru mengabaikan kesederhanaan yang sering kali menambah kedalaman rasa.

Proses memasak yang terlalu rumit atau berlebihan dapat membuat cita rasa asli bahan hilang. Dalam beberapa kasus, makanan yang terlalu diproses memang terlihat menggoda tetapi kehilangan aroma dan rasa otentik dari komponen utamanya.

Harapan dan Realita dalam Makanan Estetik

Saat melihat foto-foto makanan cantik di sosial media, harapan kita sering kali melambung tinggi. Namun, realitasnya bisa mengecewakan ketika rasa tidak sesuai dengan tampilan yang dijanjikan.

Fenomena ini menjadi alasan mengapa sejumlah restoran berfokus pada presentasi visual, sementara rasa mungkin jauh dari yang diharapkan. Dalam hal ini, perhatian yang berlebihan pada estetika sering kali mengaburkan pengalaman menikmati makanan itu sendiri.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Penampilan Makanan Estetik Tak Selalu Menjamin Rasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!