BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 16 NOVEMBER 2025 • 15:29 WIB

PB XIV Memukau dalam Prosesi Jumenengan di Keraton Solo

PB XIV Memukau dalam Prosesi Jumenengan di Keraton SoloPB XIV Memukau dalam Prosesi Jumenengan di Keraton Solo

Paku Buwono atau PB XIV tampil memukau dalam prosesi jumenengan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada Sabtu, 15 November 2025. Penampilannya yang mengenakan busana takwo berwarna magenta menghadirkan makna filosofis tersendiri, sesuai dengan sejarah Keraton Solo.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Prosesi yang dimulai sekitar pukul 10.45 WIB ini memperlihatkan PB XIV melangkah dengan percaya diri menuju Siti Hinggil, dikelilingi oleh para prajurit keraton. Busana mencolok dengan bordir benang emas menambah kesan megah pada penampilan sang raja.

Prosesi Jumenengan dan Penampilan PB XIV

Prosesi jumenengan di Keraton Solo benar-benar menyita perhatian. Dengan langkah penuh percaya diri, PB XIV keluar dari Kori Kemandungan dan menuju Siti Hinggil, didampingi oleh prajurit keraton yang setia menemani.

Busana berwarna magenta yang dikenakan PB XIV bukan hanya sekadar busana biasa, tetapi mencerminkan kekuatan suku dan sejarah panjangnya. Kombinasi warna merah muda dan ungu membuatnya tampak sangat menonjol di tengah kerumunan.

Tidak hanya sekadar tampak indah, busana takwo ini juga dilengkapi dengan bordir benang emas di bagian kerah dan ujung lengan. Penambahan keris yang diikatkan di pinggang menambah kesan kebesaran yang melekat pada sosoknya.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Makna Filosofis Busana Takwo

KRMT Pustokoningrat Restu Budi Setiawan, seorang budayawan dan kerabat Keraton Solo, memberikan penjelasan mendalam tentang busana yang dikenakan PB XIV. Menurutnya, busana ini dikenal sebagai Ageman Takwo yang menjalin keterkaitan PB XIV dengan tradisi Mataram Islam.

"Yang dipakai itu bernama ageman Takwo, menggambarkan satu susuhunan tanah Jawa yang merupakan penerus generasi Mataram Islam di tanah Jawa," ujar Restu, menegaskan pentingnya busana tersebut.

Ia juga menambahkan, Ageman Takwo mencerminkan perjalanan sejarah Keraton Solo, yang merupakan keturunan dari kerajaan-kerajaan bersejarah yang pernah menguasai tanah Jawa.

Tiga Jenis Busana Kebesaran Raja Tanah Jawa

Dalam penjelasannya, Restu tidak lupa menyebutkan bahwa Ageman Takwo adalah salah satu dari tiga busana kebesaran Raja Tanah Jawa. Dua busana lainnya adalah Dodotan dan Kasenopaten.

"Ketiga busana itu yang pertama adalah ageman Takwo, yang kedua adalah ageman Dodotan, yang ketiga adalah ageman Kasenopaten," ungkapnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa Ageman Dodotan melambangkan raja sebagai Prabu Tanah Jawa, sedangkan Kasenopaten menunjukkan kekuasaan raja dalam bidang militer.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

PB XIV Memukau dalam Prosesi Jumenengan di Keraton Solo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!