Tren Estetika 'Soft Life': Menemukan Ketenangan dalam Kesederhanaan
Estetika 'soft life' kini menjadi tren di kalangan banyak orang, menciptakan gaya hidup yang lebih santai dan menenangkan. Konsep ini mengajak pengikutnya untuk menikmati kehidupan dengan sederhana dan penuh keindahan sehari-hari.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dengan elemen seperti warna pastel dan desain minimalis, banyak yang tertarik menggunakan estetika ini sebagai pilihan gaya hidup. Fenomena ini tidak hanya terlihat di media sosial, namun juga dalam cara berpakaian, dekorasi rumah, dan berbagai aktivitas sehari-hari.
Istilah 'soft life' mulai menarik perhatian melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok. Konsep ini merujuk pada cara hidup yang lebih lembut dan fokus pada hal-hal menyenangkan, menawarkan alternatif dari gaya hidup yang keras dan penuh tekanan.
Secara visual, soft life ditandai dengan elemen-elemen lembut seperti warna pastel dan desain minimalis yang menciptakan suasana tenang. Ini jelas berbeda dari kehidupan yang penuh warna dan energik yang sering kali mendominasi.
Penggiat soft life berusaha menjauh dari kesibukan dan stres, lebih memilih untuk menikmati waktu bersantai, melakukan hobi, dan menghabiskan waktu berkualitas dengan orang terkasih.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Banyak orang merasa tertekan dengan tuntutan hidup modern, dan estetika ini menawarkan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana. Dengan soft life, mereka mendapatkan kesempatan untuk menjauh dari hiruk-pikuk dan menemukan ketenangan.
Media sosial berperan penting dalam popularitas konsep ini, di mana banyak influencer mendorong pengikut mereka untuk menciptakan suasana damai dalam hidup. Gambar indah dan inspiratif menjadi daya tarik bagi banyak orang.
Soft life juga memberikan ruang lebih untuk berkreasi, termasuk dalam pengaturan rumah serta gaya berbusana. Pengikutnya dapat menikmati hidup dengan cara yang sederhana namun tetap estetis.
Masyarakat mulai menerapkan estetika soft life dalam berbagai aspek, termasuk dekorasi rumah yang sederhana dan rapi. Pencahayaan lembut dalam ruangan membuat orang merasa lebih nyaman dan betah berlama-lama di rumah.
Dalam hal pakaian, sebagian orang beralih ke busana dengan bahan nyaman dan desain yang simpel tetapi fashionable. Tampil menarik tidak selalu memerlukan kerumitan dalam memilih busana.
Aktivitas sehari-hari pun mengalami perubahan, di mana banyak orang berusaha menemukan kebahagiaan dari kegiatan yang menyenangkan seperti berkebun, yoga, atau berkumpul dengan teman dalam suasana santai.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: