Ilustrasi Batuk. (Foto: Istimewa)
HYPEVOX – Tuberkulosis (TB) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meskipun TB terkenal karena menyerang paru-paru, ternyata penyakit ini bisa menyerang banyak organ lainnya di dalam tubuh kita. Hal ini mengubah pandangan kita tentang TB dan bagaimana kita harus merawat kesehatan.
Pada umumnya, kita mungkin mengira TB hanya bersinggungan dengan paru-paru. Namun, Bakteri ini dapat mempengaruhi 7 organ lainnya, yaitu:
1. Paru-paru: Yang paling umum, TB menimbulkan gejala pernapasan seperti batuk serius, nyeri dada, dan kesulitan bernapas.
2. Ginjal: Jika ginjal terinfeksi, bisa berakibat pada masalah buah pinggang dan mengganggu fungsi filtrasi darah.
3. Otak: TB bisa menyebabkan meningitis, infeksi serius yang ditandai dengan peradangan pada selaput otak.
4. Tulang: Infeksi bisa menyebabkan tuberkulosis tulang, yang menimbulkan rasa sakit dan mempengaruhi pergerakan.
5. Kelenjar Getah Bening: TB dapat menyebabkan pembengkakan di kelenjar getah bening, dan ini bisa muncul di leher dan area lainnya.
6. Jantung: Meskipun jarang, TB dapat menyerang jantung, menyebabkan TB perikarditis, yang membuat perikardium, atau membran di sekitar jantung, meradang.
7. Usus: Infeksi di saluran pencernaan dapat menyebabkan masalah pencernaan yang berat.
Gejala TB tidak selalu langsung tampak. Selain batuk-batuk, kita juga bisa merasakan gejala lain yang terkadang diabaikan.
Gejala umum lainnya yang perlu diwaspadai meliputi: penurunan berat badan yang drastis, berkeringat di malam hari, demam, dan kelelahan yang tidak bisa dijelaskan. Semakin cepat kita mengenali gejala ini, semakin cepat pula kita bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.
Penyakit seperti TB tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik seseorang, tetapi juga berdampak besar pada kesehatan mental. Banyak orang merasa terasing, cemas, atau depresi saat didiagnosis dengan TB.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memberikan dukungan penuh, baik secara emosional maupun fisik, kepada teman atau keluarga yang menderita TB. Mengajak mereka untuk melakukan aktivitas sosial, mengikuti pengobatan secara teratur, serta memelihara pola hidup sehat adalah langkah yang sangat membantu.
Mencegah TB itu lebih baik daripada mengobati. Beberapa cara pencegahan yang sederhana namun efektif meliputi:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: