Ilustrasi Makanan Fermentasi (Foto: Istimewa)
HYPEVOX – Ginjal adalah organ vital yang berfungsi menyaring racun dari darah dan mengatur keseimbangan cairan tubuh.
Penyakit ginjal kronis (PGK) jadi salah satu masalah kesehatan yang sering diabaikan. Dalam satu dekade terakhir, biaya yang dikeluarkan untuk mengobati penyakit ini terbilang sangat besar.
Hasil penelitian menunjukkan, PGK menjadi salah satu penyebab utama beban finansial dalam pelayanan kesehatan. Mempertahankan kesehatan ginjal sama pentingnya dengan menjaga kesehatan organ lainnya.
Makanan fermentasi, seperti tempe, kimchi, yogurt, dan kefir, bukan hanya lezat, tapi juga punya banyak manfaat buat kesehatan!
Makanan ini mengandung probiotik yang bisa membantu menjaga keseimbangan bakteri di usus.
Probiotik berfungsi untuk meredakan peradangan dan mencegah masuknya racun ke dalam sirkulasi darah, yang tahu kan penting banget buat menjaga kesehatan ginjal?
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa makanan fermentasi berpotensi mencegah PGK.
Dalam studi itu, tikus yang diberi makanan fermentasi berbasis kedelai mengalami penurunan kadar urea dan penurunan kerusakan jaringan ginjal.
Ini menunjukkan bahwa makanan fermentasi punya efek positif terhadap kesehatan ginjal, walaupun masih perlu penelitian lebih lanjut.
Ketidakseimbangan bakteri dalam usus bisa memicu produksi zat beracun yang berbahaya bagi ginjal, seperti indoksil sulfat dan p-kresol. Serem, kan?
Probiotik dalam makanan fermentasi membantu mengontrol pembentukan zat berbahaya ini, sehingga melindungi ginjal kita.
Secara tidak langsung, dengan mengonsumsi makanan fermentasi, kita memperkuat dinding usus, jadi racun tidak gampang bocor ke dalam darah.
Jelas, makanan fermentasi bisa jadi bagian dari pencegahan PGK. Prosesnya alami dan mudah diperoleh, tapi bukan berarti ini pengobatan utama ya!
Street food atau makanan di banyak restoran juga bisa diolah dengan cara fermentasi, jadi kita tidak salah dalam memilih makanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: