Alcaraz dan Sabalenka Siap Bertarung di Puncak Australian Open 2026
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka telah ditetapkan sebagai unggulan teratas dalam turnamen Australian Open 2026. Posisi ini menandai persaingan ketat dalam ajang tenis tahunan yang menarik perhatian banyak penggemar.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Alcaraz, petenis muda asal Spanyol, dan Sabalenka, yang menguasai kategori putri, menunjukkan performa cemerlang menjelang turnamen. Kedua pemain siap menghadapi lawan berat untuk meraih gelar juara.
Carlos Alcaraz, seorang petenis muda berbakat dari Spanyol, kembali memperlihatkan performa yang menawan. Ia berhasil mengalahkan banyak lawan kuat di turnamen sebelumnya, menjadikannya unggulan utama dalam turnamen ini.
Di sisi lain, Aryna Sabalenka telah menunjukkan sisi dominannya dengan prestasi mengesankan di berbagai turnamen WTA. Konsistensi dan performa di lapangan menjadi kunci keberhasilan mereka.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Selain Sabalenka, dua petenis lainnya, Iga Swiatek dan Coco Gauff, juga menjadi unggulan teratas di kategori putri. Pada tahun lalu, pertandingan mendebarkan antara Swiatek dan Sabalenka hampir terjadi di final, di mana hanya satu poin yang membedakan mereka.
Juara bertahan, Madison Keys, yang mengalahkan Swiatek di semifinal lalu, kini kembali dengan posisi unggulan ke-9. Tentu saja, pertarungan di lapangan putri semakin menarik dengan keberadaan para pemain papan atas.
Dalam undian putra, Alexander Zverev menempati posisi ketiga, menegaskan bahwa dirinya masih menjadi pemain kunci. Selain itu, Novak Djokovic memulai turnamen ini sebagai unggulan ke-4, menandakan kehadiran veteran berpengalaman di lapangan.
Di posisi yang sama, Lorenzo Musetti yang baru menembus lima besar melengkapi lima unggulan teratas. Sementara di sektor putri, Elena Rybakina dan Naomi Osaka semakin menambah ketatnya persaingan untuk gelar juara.
Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: