Jumat, 10 JULI 2026 • 09:53 WIB

Jelang Tayang 16 Juli, Hana Saraswati Kenang Momen Tak Terlupakan di Film 'Lastri: Arwah Kembang Desa'

Author

Deretan Bintang Film 'Lastri: Arwah Kembang Desa' (Istimewa)
Menjelang penayangannya di bioskop pada 16 Juli 2026, film horor Lastri: Arwah Kembang Desa tak hanya menawarkan kisah mistis yang mencekam, tetapi juga menyimpan cerita hangat di balik proses produksinya.

Pemeran utama Hana Saraswati mengaku memiliki pengalaman yang tak akan pernah dilupakan selama menjalani syuting film tersebut. Meski baru bergabung dengan jajaran pemain yang sebagian besar sudah saling mengenal, ia justru langsung merasa diterima layaknya keluarga.

Menurut Hana, sejak hari pertama syuting, para pemain hingga kru produksi memberikan sambutan yang hangat sehingga dirinya sama sekali tidak merasa menjadi orang baru.

"Ini pengalaman yang nggak akan pernah aku lupakan. Semuanya sudah satu geng, semuanya bersahabat, sedangkan aku salah satu outsider yang masuk ke kelompok mereka. Tapi entah kenapa rasanya langsung klop aja," ujar Hana saat gala premiere dan konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).

Pemeran Lastri itu mengatakan suasana kekeluargaan tersebut membuat proses membangun chemistry berlangsung lebih mudah.

Ia menilai keterbukaan para pemain menjadi salah satu faktor yang membuat proses syuting terasa menyenangkan meski film yang mereka garap mengusung genre horor.

Chemistry Tak Hanya dengan Pemain
Bagi Hana, keberhasilan sebuah film tidak hanya bergantung pada chemistry antarpemeran.

Ia menilai hubungan yang baik dengan sutradara, sinematografer, hingga seluruh kru produksi juga menjadi bagian penting agar setiap adegan terasa hidup di layar.

"Bermain itu nggak cuma chemistry antara pemain. Kita juga harus punya chemistry sama sutradara, sama DOP, dan kru. Jadi semuanya benar-benar harus hidup," katanya.

Suasana positif itulah yang membuat proses produksi Lastri: Arwah Kembang Desa meninggalkan kesan mendalam baginya.

Siap Teror Penonton Mulai 16 Juli
Dalam film ini, Hana Saraswati memerankan sosok Lastri, perempuan yang meninggal secara tragis dan arwahnya kembali meneror sebuah desa.

Cerita semakin mencekam dengan kemunculan sosok misterius Turenggo, yang diperankan almarhum Gary Iskak. Film ini sekaligus menjadi karya layar lebar terakhir Gary Iskak sebelum wafat pada akhir November 2025.

Selain Hana Saraswati dan mendiang Gary Iskak, film garapan sutradara Rizal Mantovani ini juga dibintangi Yama Carlos, Audy Bella, Debby Sahertian, Nando Hilmy, Ratu Meta, Rizal Djibran, hingga Ingrid Widjanarko.

Lastri: Arwah Kembang Desa dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. Film ini mengangkat legenda urban yang berkembang di Lumajang, Jawa Timur, dan siap menghadirkan perpaduan horor, misteri, serta drama emosional yang berbeda dari film horor kebanyakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU