Di bulan Ramadan ini, Lamine Yamal, pesepakbola muda dari Barcelona, berbagi tips untuk tetap bugar sambil menjalankan ibadah puasa.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Yamal menekankan pentingnya hidrasi dan nutrisi yang baik demi menjaga performa di lapangan.
Kebugaran dan Nutrisi Selama Ramadan
Selama Ramadan, para atlet profesional harus menyesuaikan diri dengan puasa. Lamine Yamal, sebagai seorang pemain muda, mengungkapkan cara-cara menjaga kebugarannya.
Barcelona telah menyediakan program khusus untuk pemain Muslim. Program ini membantu mereka menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu performa atletik.
Pemain lain seperti Ousmane Dembele dan Ansu Fati juga mengikuti program ini. Tim nutrisi merancang menu makan malam yang seimbang demi pemulihan dan menjaga pola tidur.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Perencanaan Hidrasi yang Efektif
Hidrasi menjadi kunci bagi para atlet, terutama saat berpuasa. Yamal yakin bahwa asupan cairan yang cukup sangat penting sebelum pertandingan.
Ia berbagi rutinitasnya: 'Saya bangun jam empat pagi, makan (sahur), pergi latihan, dan tidak melakukan hal lain.'
Mengonsumsi elektrolit dalam bentuk pil membantu mencegah rasa haus yang mengganggu. Dengan persiapan ini, ia bisa fokus saat bermain melawan Levante.
Dampak Puasa Terhadap Performa Atlet
Puasa menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan bagi Yamal untuk mengukur kemampuannya. Pola makan dan hidrasi yang baik diharapkan membuatnya dapat tampil optimal.
Pelatih dan tim medis Barcelona memantau kondisi fisik para pemain. Upaya ini bertujuan meminimalisir dampak negatif puasa terhadap kebugaran.
Dengan strategi yang matang, Yamal menunjukkan bahwa puasa dan performa atletik dapat berjalan berdampingan, membantu menyiapkan dirinya untuk pertandingan mendatang.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: