HYPEVOX – Liverpool dilaporkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk mendapatkan striker Newcastle United, Alexander Isak, dengan kontrak lima tahun yang telah disetujui. Sumber dari Sky Sports menyebutkan bahwa Isak siap bergabung dengan The Reds seiring dengan rencana Liverpool untuk mengajukan tawaran resmi kepada Newcastle.
Usai mendapatkan persetujuan dari Isak, Liverpool berencana mengajukan tawaran resmi pertama senilai 100 juta pound sterling, sekitar Rp2,18 triliun. Namun, Newcastle tidak akan melepas pemain bintang mereka di bawah 150 juta pound sterling, yang bisa jadi tantangan bagi Liverpool dalam proses negosiasi.
Sumber terpercaya mengungkapkan bahwa Alexander Isak telah menyetujui kesepakatan lima tahun dengan Liverpool. Langkah ini dianggap sebagai upaya signifikan dari The Reds untuk memperkuat lini serang mereka.
Dengan lampu hijau yang didapat dari Isak, Liverpool kini bersiap-siap untuk menyerahkan tawaran resmi mereka sebesar 100 juta pound sterling. Angka tersebut setara dengan Rp2,18 triliun dan mencerminkan keseriusan Liverpool dalam mendatangkan Isak.
Meskipun Liverpool sudah menetapkan tawaran, Newcastle tetap bersikeras untuk tidak melepas Isak kurang dari 150 juta pound sterling, atau sekitar Rp3,28 triliun. Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi Liverpool di meja negosiasi.
Walaupun begitu, Liverpool tetap optimis untuk memfasilitasi kesepakatan di kisaran harga sekitar 120 juta pound sterling, yang setara dengan Rp2,62 triliun, untuk merekrut Isak. Harapan ini mencerminkan keyakinan Liverpool terhadap nilai pasar pemain.
Di musim panas ini, Liverpool telah menggelontorkan hampir 300 juta pound sterling, yang setara dengan Rp6,56 triliun, untuk mendatangkan beberapa pemain baru, salah satunya adalah penyerang Prancis, Hugo Ekitike, dari Eintracht Frankfurt.
Transfer Isak diyakini akan didukung oleh dana dari penjualan Luis Diaz ke Bayern Muenchen, serta kemungkinan kepindahan Darwin Nunez yang diminati oleh Napoli dan sejumlah klub Liga Arab Saudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: