Tangis Richa Novisha Pecah di Gala Premiere 'Lastri: Arwah Kembang Desa', Film Terakhir Gary Iskak Jadi Obat Rindu
Suasana haru menyelimuti gala premiere film Lastri: Arwah Kembang Desa yang digelar di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026). Bukan hanya karena film horor ini menghadirkan kisah penuh misteri, tetapi juga karena menjadi penampilan terakhir almarhum Gary Iskak di layar lebar.
Di antara para tamu yang hadir, sosok Richa Novisha, istri mendiang Gary Iskak, menjadi perhatian. Dengan mata yang berkaca-kaca, ia mencoba tegar saat kembali menyaksikan sang suami tampil di layar, meski mengaku hatinya belum sepenuhnya siap mengulang kenangan itu.
Bagi Richa, Lastri: Arwah Kembang Desa bukan sekadar film. Karya tersebut menjadi hadiah terakhir yang ditinggalkan Gary Iskak untuk keluarga sekaligus menjadi pengobat rindu setelah kepergiannya.
"Senang banget ada kenangan, ada memori. Dengan menonton film ini bisa mengobati kangen. Aku penasaran banget, tapi sebenarnya nggak kuat," ujar Richa dengan suara bergetar.
Ucapan itu membuat suasana gala premiere berubah menjadi penuh kehangatan sekaligus kesedihan. Banyak tamu undangan yang ikut larut dalam momen tersebut, mengenang perjalanan panjang Gary Iskak di dunia perfilman Indonesia.
Warisan Terakhir Gary Iskak di Layar Lebar
Dalam Lastri: Arwah Kembang Desa, Gary Iskak memerankan sosok Turenggo, seorang juragan tambang pasir yang kehidupannya berubah setelah menikahi Lastri, perempuan cantik yang menjadi kembang desa.
Peran itu menjadi penampilan terakhir Gary Iskak sebelum berpulang pada akhir November 2025. Karena itulah, film ini memiliki makna yang jauh lebih dalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para sahabat dan penggemarnya.
Bukan Sekadar Horor
Pemeran utama Hana Saraswati mengatakan film ini tidak hanya menyajikan teror, tetapi juga mengangkat kisah tentang cinta, kesetiaan, dan pengorbanan.
Menurut Hana, karakter Lastri menggambarkan sosok perempuan yang tetap mempertahankan cintanya hingga akhir hayat.
"Menurut Lastri, cinta itu perjuangan. Sampai akhir hayatnya dia masih mencintai suaminya. Banyak wanita yang memiliki cinta sebesar itu kepada suaminya," kata Hana.
Pesan tersebut membuat Lastri: Arwah Kembang Desa menawarkan pengalaman yang berbeda dari film horor pada umumnya. Selain menghadirkan adegan-adegan mencekam, penonton juga diajak mengikuti kisah emosional yang menyentuh tentang fitnah, kehilangan, dan cinta yang tak pernah benar-benar berakhir.
Siap Tayang 16 Juli 2026
Disutradarai Hendri Tivo, film ini mengisahkan Atmi, seorang perempuan yang diteror arwah Lastri akibat peristiwa kelam yang terjadi 30 tahun sebelumnya.
Fitnah yang menghancurkan kehidupan Lastri membuat arwahnya kembali untuk menuntut balas kepada orang-orang yang telah merenggut kebahagiaannya.
Selain dibintangi Hana Saraswati dan almarhum Gary Iskak, film ini juga menghadirkan Yama Carlos, Audy Bella, Debby Sahertian, Nando Hilmy, Ratu Meta, Rizal Djibran, hingga Ingrid Widjanarko.
Lastri: Arwah Kembang Desa dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. Bagi banyak orang, film ini bukan hanya menjadi suguhan horor yang menegangkan, tetapi juga kesempatan terakhir untuk menyaksikan penampilan Gary Iskak yang akan selalu dikenang oleh keluarga, sahabat, dan para pencinta film Tanah Air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: