BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 30 JANUARI 2026 • 16:25 WIB

Kecantikan: Proses yang Memenuhi, Bukan Sekadar Hasil

Kecantikan: Proses yang Memenuhi, Bukan Sekadar HasilKecantikan: Proses yang Memenuhi, Bukan Sekadar Hasil

Dalam dunia yang kerap mengedepankan standar kecantikan yang tidak realistis, kesadaran akan proses dalam merawat diri menjadi penting. Menganggap kecantikan sebagai perjalanan dan bukan sekadar tujuan bisa membawa dampak positif bagi kesejahteraan mental.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Banyak perempuan merasa terjebak dalam ekspektasi untuk tampil sempurna, tetapi kenyataannya merawat diri seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan dan membahagiakan.

Standar Kecantikan yang Tak Realistis

Era media sosial telah menciptakan harapan yang sering kali tidak masuk akal tentang penampilan seseorang. Berbagai gambar wanita dengan penampilan sempurna mendominasi ruang publik, menciptakan tekanan untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh iklan dan influencer.

Banyak perempuan merasakannya sebagai beban, merasa tidak percaya diri jika tidak sesuai dengan tampilan yang diharapkan. Berbagai studi menunjukkan bahwa penekanan yang berlebihan pada penampilan fisik dapat berdampak buruk pada kesehatan mental.

Dengan adanya standar yang tidak realistis ini, penting untuk mengingat bahwa kecantikan itu bersifat subjektif. "Tidak ada satu pun definisi kecantikan yang bisa diterima semua orang," ucap beberapa ahli dalam bidang ini.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Mengubah Perspektif: Kecantikan Sebagai Proses

Merawat diri seharusnya menjadi kegiatan yang lebih dari sekedar menggunakan produk kecantikan. Proses ini mencakup cinta diri dengan menerima ketidaksempurnaan dan merayakan setiap langkah yang diambil.

Menjalani rutinitas perawatan kulit, olahraga, serta mengonsumsi makanan sehat, adalah bagian dari perjalanan tersebut. Hal ini akan membuat kita merasa lebih baik tanpa harus tertekan untuk mengikuti tren penampilan tertentu.

Seorang pakar kecantikan menyatakan, "Kecantikan bukan hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang bagaimana kita merawat diri dan merasa nyaman dalam kulit kita sendiri," yang menekankan pentingnya perjalanan merawat diri.

Merayakan Keberagaman Kecantikan

Di Indonesia, keberagaman budaya memungkinkan definisi kecantikan yang beragam. Setiap budaya memiliki pandangannya sendiri, sehingga tidak ada satu standar ideal yang bisa diterima secara universal.

Menerima keberagaman tersebut membantu kita menyadari bahwa setiap individu memiliki keunikan tersendiri. Sebuah kampanye kecantikan lokal pernah menyatakan, "Setiap wanita memiliki cerita yang indah, tidak peduli bagaimana penampilannya."

Dengan merayakan perbedaan ini, kita dapat membangun komunitas yang saling mendukung, alih-alih saling menilai satu sama lain. Hal ini menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kecantikan: Proses yang Memenuhi, Bukan Sekadar Hasil

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!