BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 02 MEI 2025 • 08:48 WIB

Pemkot Ambon Dapat Tambahan 7.000 Dosis Vaksin Hewan Cegah Penyebaran Virus Rabies

Pemkot Ambon Dapat Tambahan 7.000 Dosis Vaksin Hewan Cegah Penyebaran Virus RabiesIlustrasi Rabies. (Foto: Istimewa)

HYPEVOX – Vaksinasi hewan peliharaan memiliki peran krusial dalam mencegah penyebaran rabies di Kota Ambon. Dengan tambahan sebanyak 7.000 dosis vaksin yang diterima oleh Pemerintah Kota Ambon dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, pemkot menunjukkan keseriusan dalam mengendalikan virus rabies yang mengancam kesehatan masyarakat dan hewan.

Hewan seperti anjing dan kucing yang berusia empat bulan ke atas diwajibkan untuk divaksin. Pemilik hewan peliharaan diimbau untuk patuh terhadap aturan ini bagi keselamatan bersama. Penolakan terhadap vaksinasi akan membawa konsekuensi hukum jika terjadi insiden gigitan.

Tindak Lanjut Vaksinasi oleh Pemkot Ambon

Setelah tambahan vaksin diterima, Pemerintah Kota Ambon akan memberikan informasi detail kepada masyarakat mengenai lokasi dan waktu vaksinasi. Tempat-tempat seperti kawasan Negeri Passo, Halong, Lateri, dan Kayu Putih menjadi prioritas karena populasi hewan penyebar rabies cukup banyak.

Petugas dari dinas terkait akan melakukan vaksinasi secara teroganisir untuk memastikan setiap hewan peliharaan mendapatkan imunisasi yang diperlukan demi pencegahan rabies.

Kewajiban untuk Mengurung Hewan Peliharaan

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Ambon juga mengeluarkan imbauan kepada pemilik hewan peliharaan untuk mengurung atau merantai hewan mereka. Hal ini bertujuan agar hewan tidak berkeliaran di lingkungan yang dapat membahayakan lingkungan sekitar, terutama anak-anak dan warga lainnya.

Jika imbauan ini diabaikan dan hewan peliharaan tersebut tetap berkeliaran, pemkot memiliki kewenangan untuk bertindak tegas dalam kondisi tertentu, termasuk melakukan penembakan terhadap hewan yang dianggap membahayakan.

Kolaborasi dengan TNI dan Polri

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan, seperti TNI dan Polri, menjadi bagian penting dalam penanganan rabies di Ambon. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dari hewan yang berpotensi menjadi penyebar virus rabies.

Ketegasan dalam tindakan diharapkan dapat memberi efek jera kepada pemilik yang tidak mematuhi peraturan, serta menjamin keselamatan masyarakat.

Masyarakat Diminta Mengawasi Hewan Peliharaan

Pemkot Ambon tidak hanya bertanggung jawab dalam penyediaan vaksin, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif. Masyarakat diharapkan melapor kepada RT/RW jika melihat gejala rabies pada hewan di sekitar mereka.

Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, penanganan rabies di kota ini akan lebih efektif dan efisien.

Pentingnya Edukasi Mengenai Rabies

Pemerintah kota menggarisbawahi pentingnya edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang rabies. Ini termasuk informasi mengenai gejala rabies, bagaimana cara menjaga hewan peliharaan, dan langkah yang harus diambil jika terjadi gigitan.

Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan bisa menjadi lebih waspada dan mau mengambil langkah preventif terhadap risiko rabies.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemkot Ambon Dapat Tambahan 7.000 Dosis Vaksin Hewan Cegah Penyebaran Virus Rabies

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!