Tim nasional futsal U-19 Indonesia harus menelan pil pahit sebagai runner-up Piala AFF Futsal U-19 2025 setelah mengalami kekalahan 1-3 dari Thailand di final.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Pertandingan yang berlangsung di Nonthaburi Gymnasium ini menandai akhir perjalanan Indonesia yang sebelumnya tampil gemilang saat menumbangkan Vietnam di semifinal.
Jalannya Pertandingan
Final yang dihelat dengan tempo tinggi menunjukkan intensitas permainan yang sangat keras. Kiper Indonesia, Guntur Rochmatdhani, melakukan penyelamatan krusial termasuk pada menit kedelapan saat tim lawan melancarkan serangan.
Indonesia berusaha membalas melalui Haekel Ayyasy, namun upayanya berhasil dipatahkan oleh pertahanan Thailand. Ketegangan meningkat hingga Indonesia kebobolan empat menit menjelang akhir babak pertama akibat serangan balik Thailand.
Setelah berhasil merebut bola dari penguasaan Indonesia, Thailand melancarkan serangan mendadak. Guntur berhasil menahan tembakan pertama, namun bola rebound dimanfaatkan oleh pemain Thailand untuk menjebol gawang Indonesia.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Upaya Kembali Bertanding
Di penghujung babak pertama, Indonesia memiliki peluang untuk menyamakan skor melalui dua tendangan penalti. Namun, sepakan dari Dafa Erlangga dan Fatih Zidan tidak berhasil mengubah angka.
Indonesia baru bisa menyamakan kedudukan lewat penalti ketiga yang dieksekusi Robby, memberikan harapan bagi tim untuk bangkit di babak kedua. Sayangnya, kesalahan penguasaan bola di awal babak kedua kembali menguntungkan Thailand.
Thailand memanfaatkan kesalahan itu untuk mencetak gol kedua melalui tembakan keras yang tidak mampu diantisipasi oleh Guntur, kembali mengecewakan para pendukung Indonesia.
Penutup yang Menyakitkan
Enam menit setelah gol kedua, Indonesia kembali kebobolan dari tembakan Srithong yang memperlebar jarak menjadi 3-1. Meski demikian, Indonesia tidak menyerah dan berusaha menekan pertahanan Thailand.
Tim mulai menerapkan skema power play di sisa waktu pertandingan untuk mencoba mencetak gol tambahan. Namun, semua usaha tersebut belum membuahkan hasil, dan waktu habis tanpa tambahan angka.
Dengan hasil akhir tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dan menutup turnamen dengan posisi runner-up, tidak dapat menandingi kesuksesan tim futsal U-16 yang sebelumnya menjadi juara.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: