Minggu, 18 JANUARI 2026 • 21:52 WIB

Kritik Beruntun di Ulang Tahun ke-30 Jennie BLACKPINK, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Author

Kritik Beruntun di Ulang Tahun ke-30 Jennie BLACKPINK, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Jennie BLACKPINK baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-30, tetapi perayaan tersebut tidak luput dari sorotan netizen.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Gestur yang dianggap kontroversial saat meniup lilin di sosial media memicu kritik luas di kalangan penggemar dan publik.

Perayaan Ulang Tahun yang Mengundang Kritik

Dalam video yang diunggah pada 16 Januari, Jennie terlihat ceria memegang kue ulang tahun dengan kacamata hitam dan bando lucu. Namun, momen menonjol justru saat ia memasukkan lilin ke mulutnya, mirip dengan cara perokok menggunakan rokok.

Tindakan ini kontan menjadi sorotan netizen, sebab beberapa mengaitkan aksi itu dengan kebiasaan Jennie yang pernah terekam mengisap rokok elektrik di hadapan publik. Banyak yang menilai, sebagai seorang publik figur, Jennie seharusnya lebih berhati-hati dalam setiap tindakan yang dilakukan di hadapan kamera.

Berbagai reaksi pun muncul dari netizen, mulai dari kritik pedas hingga pengingat akan pengaruh besar yang dimiliki Jennie terhadap penggemar. Untuk mereka, tindakan ini dinilai menunjukkan tanggung jawab sosial yang seharusnya dijaga oleh seorang artis.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Dukungan dan Penolakan Netizen

Meski mendapatkan kritik, segelintir netizen membela Jennie dan menyatakan bahwa perayaan seperti itu adalah hal biasa di media sosial. 'Itu hanya perayaan ulang tahun yang sedang tren. Apa masalahnya jika itu bukan rokok?' tulis salah satu netizen, menunjukkan bahwa tidak semua orang merasa tindakan Jennie negatif.

Perdebatan ini memenuhi platform media sosial, menciptakan dialog dua arah antara penggemar dan artis. Itu menunjukkan betapa kompleksnya interaksi dalam dunia hiburan, di mana satu tindakan dapat menghasilkan kritik tajam atau dukungan yang seimbang.

Dari sejumlah komentar tersebut, terungkap bahwa tidak semua penggemar melihat kejadian ini sebagai masalah serius. Beberapa merasa bahwa situasi tersebut adalah contoh dari bagaimana tren media sosial sering kali menimbulkan berbagai interpretasi terhadap tindakan yang diambil oleh publik figur.

Kontroversi Sebelumnya dan Permintaan Maaf

Bukan kali ini saja Jennie menjadi pusat kontroversi. Di tahun 2024, tindakan Jennie mengisap rokok elektrik di Pulau Capri, Italia, saat proses meriasnya juga menimbulkan perdebatan hangat. Dalam sebuah video, ia terlihat mengembuskan asap ke arah staf, yang membuat banyak orang merasa tidak nyaman.

Setelah insiden tersebut, agensinya langsung merespon dengan mengeluarkan pernyataan permintaan maaf. 'Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang merasa tidak nyaman dengan tindakan Jennie,' ungkap perwakilan agensi, yang menunjukkan komitmen untuk mengatasi dampak negatif dari perilaku tersebut.

Permintaan maaf ini menekankan pentingnya tanggung jawab publik figur dalam setiap tindakan yang mereka ambil, serta menunjukkan kesadaran Jennie dan agensinya akan dampak sosial dari perilaku mereka.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU