Di zaman sekarang, karakter anti-hero semakin menjadi favorit di kalangan Generasi Z, dengan ketertarikan yang meluas tidak hanya di film, tetapi juga dalam game dan media sosial.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Pertanyaan yang muncul adalah: apa yang membuat karakter yang menyalahi norma ini begitu menarik bagi generasi muda?
Pengertian Karakter Anti-Hero
Karakter anti-hero umumnya digambarkan sebagai sosok yang melakukan tindakan tidak konvensional untuk mencapai tujuan. Berbeda dari pahlawan klasik, mereka membawa nuansa kelabu dalam moralitas.
Contoh karakter anti-hero yang terkenal meliputi Deadpool dan Walter White dari 'Breaking Bad'. Meskipun memiliki sifat yang tidak ideal, pemirsa tetap merasakan kedalaman emosi dan perjuangan yang mereka alami.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Daya Tarik Karakter Anti-Hero di Kalangan Generasi Z
Salah satu alasan utama ketertarikan Generasi Z terhadap karakter anti-hero adalah sifat relatabilitas mereka. Dengan tekanan dan harapan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, banyak di antara mereka merasa tidak puas, mirip dengan keadaan yang dialami oleh karakter-karakter ini.
David L. Tan, seorang peneliti di bidang media, menjelaskan bahwa 'Karakter anti-hero mirip dengan refleksi diri, di mana seseorang bisa melihat perjuangan serta ketidakpastian dalam hidup mereka.'
Pengaruh Media Sosial dan Budaya Pop
Media sosial berperan penting dalam mempercepat penyebaran karakter-karakter anti-hero. Platform seperti TikTok dan Instagram banyak digunakan untuk berbagi konten yang menampilkan sosok-sosok ini, sehingga meningkatkan popularitas mereka.
Berbagai influencer juga sering mengaitkan diri mereka dengan karakter anti-hero, memperkuat dampak pada pengikut mereka. Hal ini menciptakan kesan bahwa karakter seperti ini adalah simbol keberanian untuk tidak mengikuti norma yang ada.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: